MATARAM – Kamis (28/1) pagi tadi, dua orang pelaku pencurian di Desa Kedaro Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat tewas diamuk warga. Seorang diantaranya yang belum diketahui namanya tewas sewaktu masih berada di lokasi dan seorang lainnya, Kamarudin asal Janapria Kabupaten Lombok Tengah tewas sewaktu sudah berada di dalam sel Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Sekotong sekitar satu jam perjalanan dari Kedaro.
Semula empat orang pelaku pencurian tersebut melakukan pembobolan rumah warga Kedaro Marni. Di sana, mereka berhasil membawa lari uang korban sebanyak Rp1,7 juta dan perhiasan cincin-kalung. ‘’Pelaku sempat kabur. Namun seorang tertangkap kemudian dihakimi warga,’’ kata Kepala Kepolisian Resort Lombok Barat Ajun Komisaris Besar Agus Supriyanto sewaktu dikonfrirmasi wartawan melalui telpon dari Mataram, Kamis (28/1) siang.
Sebenarnya, polisi sudah melakukan pengamanan terhadap dua orang yang ketangkap tersebut Komarudin dan Sahnun yang selanjutnya dievakuasi ke Mapolsek Sekotong. Tetapi rribuan orang warga mengepung dan merangsek ke dalam kamar sel setelah memecahkan kaca-kaca dan mendobrak pintu Mapolsek. ‘’Kami sudah berusaha namun kalah jumlahnya,’’ ujarnya.
Selain yang belum diketahui namanya yang sudah tewas, yang dibunuh warga di dalam sel Mapolsek Sekotong adalah Komarudin dan seorang lainnya Sahnun dalam keadaan sekarat karena mengalami luka berat telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara di Ampenan Mataram.
Kepala Sub Bidang Publikasi Humas Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) Ajun Komisaris Lalu Wirajaya sewaktu dikonfirmasi membenarkan adanya aniaya warga yang berlangsung sekitar pukul 9 pagi tadi. ‘’Polisi sudah berusaha melakukan perlindungan namun kewalahan menghadapi warga,’’ ucapnya kepada Tempo di kantornya. Kepala Polda NTB Brigjen Arif Wachyunadi siang ini sedang mendatangi Mapolsek Sekotong yang berjarak sekitar 50 kilometer arah selatan dari kota Mataram.(*)

