MATARAM – Untuk lebih menyebar luaskan informasi di pedesaan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) mengembangkan adanya Komunitas Kampung Media (KKM). Kini, di setiap kota-kabupaten sudah terbentuk KKM tersebut. Diben tuk dari dan oleh warga sendiri yang memang meminati media internet, KKM tersebut tidak selalu berada di ibu kota daerah kota-kabupaten. Target awalnya masing-masing memiliki alamat blog untuk menuliskan informasi di desanya. Para anggotanya akan diberikan pelatihan jurnalisme menuju korang kampung (citizen journalism).
Di Kelurahan Pagutan kota Mataram, 4 Januari mendatang sudah akan menerbitkan media cetak kampung-media.com setebal 12 halaman format kertas A3 sebanyak 1.000 eksemplar setiap terbit sebulan sekali. Koran kampung ini akan dijual Rp1.000 per eksemplar. ’’Warga sudah sepakat untuk membelinya,’’ kata Fairuzzabadi selaku penanggung jawabnya. Fairuz sehari-harinya adalah Kepala Seksi Pelayanan Informasi Balai Pelayanan Informasi Publik Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informasi NTB.
Mereka akan dibantu program Kementerian Komunikasi dan Informasi yang membagi masing-masing lima personal computer (PC) lengkap dengan server dan modemnya. Namun mereka dibebaskan mengelola dan menghasilkan berita lokal. ’’Informasi yang dimuat tidak diarahkan,’’ ujarnya.
Miisalnya i2klu.blogspot.com dari Kabupaten Lombok Utara menulis pemadaman listrik bergilir, hampir seluruh kecamatan tanjung gelap gulita, sebagian kegiatan opersional dan kegiatan industri terhambat, akibatnya masyarakat yang dirugikan, masyarakat hanya bisa mengeluhkan hal ini. Padahal listrik juga merupakan salah satu sumber kehidupan. Di Kabupaten Lombok Timur mereka menerbitkan birrulwalidainrensing.blogspot.com yang bicara masalah guru honor minta keadilan.
Di Kabupaten Sumbawa Barat, ada komedik-ksb.blogspot.com yang mengisinya dengan suasana pedesaan dimana seorang petani dulunya naik kuda kini berganti sepeda motor. Di Dompu ada ncuhiriwo.blogspot.com yang memuat lahan pekarangan. Di Kabupaten Bima ada Kampung Media Athena Cyber bergambar robot yang alamatnya kampungathena.blogspot.com menuliskan kelangkaan minyak tanah di Woha.(*)

