Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Monday, 21 December 2009 • EKONOMI

MATARAM – Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan di Nusa Tenggara Barat (NTB) hanya Rp108 miliar. Masih kecilnya jumlah KUR yang dikeluarkan perbankan di NTB karena terkendala keharusan diberikan kepada pengusaha baru. Padahal perbankan menemui kesulitan untuk mendapatkan usaha baru yang bisa diberikan pinjaman. Konsekwensinya, apabila tidak sesuai peruntukannya, ASKRINDO (Asuransi Kredit Indonesia) yang menanggung 70 persen, apabila bermasalah tidak bersedia membayarnya.

Ketentuan harus memberikan pinjaman kepada usaha baru tersebut yang menyebabkan tidak semua pengusaha kecil dan menengah dapat memperoleh KUR. Selama ini masyarakat terkecoh iklan KUR yang dianggap sebagai pinjaman gratis. ‘’Ini perlu dijelaskan agar masyarakat tidak salah mengerti,’’ kata Pemimpin Bank Indonesia Mataram Tri Darma di kantornya kepada wartawan, Senin (21/12) sore.

KUR terbesar diberikan oleh Bank Rakyat Indonesia Rp87 miliar. Lainnya, diberikan oleh BNI Rp8,9 miliar, Bukopin Rp5,5 miliar, BTN Rp3,8 miliar, Bank Syariah Mandiri Rp2,6 miliar, dan Bank Mandiri hanya Rp870 juta.

Menurut Tri Darma, KUR adalah sepenuhnya menggunakan dana milik bank sendiri bukan merupakan kredit program yang pendanaannya berasal dari pemerintah. Karena itu tidak salah apabila bank pemberi pinjaman KUR tersebut meminta agunan.

Sampai dengan triwulan IV-2009 ini, secara keseluruhan penyaluran kredit perbankan mencapai Rp7,65 triliun yang didominasi kredit konsumsi Rp4,84 trilun atau 63,25 persen. Sedangkan kredit modal kerja Rp2,39 triliun atau 31,28 persen, dan kredit investasi Rp0,42 triliun atau 5,47 persen.(*)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com