Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Thursday, 17 December 2009 • DAERAH

MATARAM – Ratusan warga kota Mataram dan sekitarnya ngluruk kantor PLN Nusa Tenggara Barat, Kamis (17/12) siang. Mereka yang menumpang beberapa truck mengatasnamakan Federasi Serikat Nelayan Tani Buruh Indonesia (FSNTBI) meminta penjelasan adanya pemadaman bergilir yang berlangsung setiap tiga hari. Selain itu, juga mengeluhkan banyaknya alat-alat elektronik milik warga yang rusak akibat hidup matinya aliran listrik. Karenanya, mereka meminta jaminan segera berakhirnya pemadaman bergilir yang sudah berlangsung 10an tahun terakhir ini.

Mereka yang merupakan gabungan dari Aliansi Masyarakat Pesisir (AMAPI) Nusantara, Serikat Buruh Jasa Transportasi dan Angkutan (SB-Jatra), Asosiasi Karyawan Adil Sejahtera, Perhimpunan Tani Indonesia, Asosiasi Buruh Umum dan informal, ditemui oleh Manajer Teknik PLN NTB Akbar Ali. ’’Kapan bisa maju kalau listriknya padam terus,’’ kata Ketua Presidium FSNTBI Muhammad Taufik Budiman.

Sekretaris Jenderal SB Jatra Edi Irwanto mengatakan aksi demo ke PLN NTB tersebut memiliki target pemberian kompensasi keringanan tidak terlalu ketat menerapkan sanksi keterlambatan tiga hari membayar dengan cara tidak langsung diputus. ’’PLN juga harus bersedia mengganti alat elektronik yang rusak akibat hidup matinya aliran listrik,’’ ujar Edi. Setiap hidup dan matinya aliran listrik menyebabkan naik dan turunnya voltase.

Ia juga meminta ketegasan pelayanan pelanggan tanpa menerapkan diskriminasi terhadap calon pelanggan baru. Sebab, selama ini ia menengarai sistem pelayanan PLN tidak jelas terhadap pelanggan bisinis dan orang-orang yang memilki kedekatan dengan orang dalam.

Manajer Teknik PLN NTB Akbar Ali mengatakan bahwa saat ini daya mampu pembangkit listrik PLN Sektor Lombok hanya 83 megawatt (MW) padahal beban puncak malam hari mencapai 109 MW. Karena itu mesti harus memadamkan secara bergilir 26 MW. ’’Tanpa diminta kami punya target untuk menyukupinya,’’ ucap Akbar Ali menjawab konfirmasi.

Sekarang ini sedang dalam tahap pemasangan sewa pembangkit listrik lima megawatt yang diperhitungkan selesai akhir Desember 2009 nanti. Sewa tambahan lainnya 25 MW yang dijadwalkan bisa selesai April 2010. Juga relokasi mesin dari Sumatera yang dayanya lima megawatt dan selesainya pada bulan April 2010.(*)

1 Comment »
  • Sebuah masalah klasik yang selalu menjadi salah satu kendala majunya sebuah bangsa,perlu adanya reformasi besar -besaran di tubuh PLN yang selama ini menjadi salah satu BUMN yang lemah menejemen,tak jelas visi dan misinya,ditambah jajaran pemimpinnya yang tidak pro rakyat.Tidak heran apabila laporan keuangannya selalu merugi.Bukan bermaksud membandingkan,ini hanya sebuah ilustrasi,selama menetap di jepang hampir 6 tahun lamanya,tidak pernah sedetik pun(apalagi sampai hitungan jam)ada pemadaman listrik.Ini adalah buah dari usaha anak bangsa yang berkemauan keras untuk maju,anti korupsi,profesional dan pro rakyat. jadi tidak heran semua kegiatan usaha bisa berjalan dengan lancar dan kemajuan adalah sebuah keniscayaan apabila semuanya terkelola dengan baik.Ada baiknya sesekali adakan study banding agar tahu perbedaan yang begitu nyata yang akan didapat setelah menyaksikan beragam kemajuan yang seakan menjadi barang langka dinegeri ini.Tapi mohon jangan seperti yang sudah-sudah,dengan alasan study banding ,eh..dengan seenaknya pelesiran ke manca negara ,shopping dan foya-foya dengan berbekal uang rakyat.kalau sampai dan masih seperti itu,kapan majunya??????.

    Comment by h zanni — December 18, 2009 @ 8:45 am

  • Leave a comment








    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com