Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Tuesday, 8 December 2009 • EKONOMI

MATARAM – Gabungan kota Mataram dan kota Bima selama bulan Nopember 2009 lalu mengalami deflasi sebesar 0,37 persen. Deflasi tersebut terjadi karena adanya penurunan indeks pada tiga kelompok yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 0,60 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 1,55 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,03 persen.

Namun, Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat Kadek Adi Madri menjelaskan bahwa selama setahun kalender Januari – Nopember 2009, laju inflasi Gabungan Kota Mataram dan Kota Bima mencapai sebesar 2,76 persen. ‘’Sedangkan laju inflasi year on year sebesar 3,37 persen,’’ ujarnya, Selasa (8/12) pagi. Year on Year adalah Nopember 2009 trhadap Nopember 2008.

Adapun empat kelompok mengalami inflasi yaitu: kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,34 persen, kelompok sandang sebesar 1,03 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,41 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,25 persen.

Di wilayah Bali dan Nusa Tenggara dari 5 kota yang menghitung IHK tercatat 4 kota mengalami inflasi yaitu: Kota Maumere sebesar 0,40 persen; Kota Bima sebesar 0,21 persen, Kota Kupang sebesar 0,12 persen dan Kota Denpasar sebesar 0,10 persen. Sedangkan kota Mataram mengalami deflasi sebesar 0,52 persen.

Dari 66 kota yang menghitung IHK, tercatat 40 kota mengalami inflasi dan 26 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 1,27 persen dan terendah di Kota Cilegon sebesar 0,01 persen. Sedangkan deflasi terbesar di Kota Singkawang sebesar 1,41 persen dan terkecil di Kota Sukabumi sebesar 0,01 persen.(*)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com