MATARAM – Seorang balita Cinta Ariantini, usia 1 tahun 4 bulan anak dari seorang TKW asal Otak Rarangan Desa Bebidas Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur Haerum Ariantini diserahkan oleh Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Nusa Tenggara Barat Bacharuddin kepada neneknya, Hajah Nuraini, di Mataram, Sabtu (7/11).Cinta Ariantini diserahkan kepada neneknya karena ibunya, Haerum Ariantini meninggal di Rumah Sakit Sultana Aminah Johor Baru, setelah lima hari dirawat akibat musibah tenggelamnya kapal laut yang ditumpanginya sewaktu hendak pulang ke Indonesia, 25 Juli lalu.
Identitas Haerum ditemukan dari tas jinjingnya yang berisi paspor dan KTPnya serta sebuah telepon seluler dan uang 50 ringgit Malaysia. Cinta yang ditinggal mati Haerum sempat ditampung Departemen Luar Negeri dan mulai 28 Agustus 2009 lalu diserahkan ke Direktorat Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Departemen Sosial yang akhirnya menitipkan bayi tersebut ke Yayasan Sayap Ibu di Jakarta.
Bachruddin menjelaskan bahwa pihaknya akan menelusuri status pekerjaan Haerum sebagai pekerja resmi ataukah tidak. ‘’Sebab kalau resmi semestinya dilindungi asuransi,’’ ucapnya. Sedangkan balita Cinta Ariantini tersebut diperoleh dari hubungan perkawinannya dengan seorang pria asal Bangladesh. Menuruput Baiq Mariatul selaku kakak sepupu, Haerum ke Malaysia sebagai pembantu rumah tangga, Juli 2007.(*)


