Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Monday, 26 October 2009 • DAERAH

MATARAM - Para aktivis Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (Garda) Bima Bersatu mendatangi kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (26/10) siang ini. Sebanyak 20an mahasiswa tersebut meminta Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi menangani perzinahan yang dilakukan seorang pejabat kepala dinas di Kabupaten Bima Shbd dengan seorang karyawati dinas yang sudah bersuami, Nrl.

Menurut mereka sewaktu diterima Asisten I Sekretaris Daerah NTB Sirojul Munir, kejadian perzinahan dan perselingkuhan yang terjadi 22 Oktober lalu, dikawatirkan tidak diberikan sanksi oleh Bupati Bima Ferry Zulkarnain. ”Sudah sering terjadi perselingkuhan dan perzinahan namun tidak ada sanksi,” kata Muhammad Ibtidaiyah Tadung diantara enam orang aktivis Garda yang berbicara mewakili temannya.

Sebelumnya pernah dilakukan oleh seorang kepala bagian di sekretariat daerah Kabupaten Bima dan seorang kepala sekolah.”Seolah bupati menjadi pelindung,” ujarnya.

Aktivis lainnya, Agus Fahrun menyebutkan perbuatan perzinahan ini bertentangan dengan nurani dan kehormatan masyarakat. Karenanya, Garda akan menunggu sikap Gubernur NTB dalam seminggu mendatang. ”Kalau tidak, jangan salahkan kami,” ucapnya.

Asisten I Sekda NTB Sirojul Munir mengatakan siapapun pejabatnya harus taat azas terhadap norma hukum. ”Apapun harus diselesaikan secara hukum,” katanya. Rencananya akan dikonsultasikan dengan Bupati Bima terlebih dahulu.(*)

1 Comment »
  • dilema juga, makanya poligami harus di berdayakan. hidup poligami
    nikah yess zina no way n way to hell

    Comment by el-malik — October 27, 2009 @ 11:26 am

  • Leave a comment








    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com