Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Wednesday, 14 October 2009 • PENDIDIKAN

MATARAM – Kawasan Gunung Tambora di Sumbawa Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Ruteng di Manggarai Flores Nusa Tenggara Timur dikembangkan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata sebagai Koridor Ekowisata Tambora – Ruteng. Selama ini Tambora karena letusannya yang dahsat 11 April 1815 menewaskan 92.000 jiwa penduduk dan melenyapkan tiga kerajaan di sekitarnya, diminati oleh para ahli geologi, arkeologi, biologi dan lingkungan internasional.

Sedangkan Ruteng direkomendasikan oleh Lonely Planet sebagai daerah tujuan wisamta karena adanya rumah adat dan kehidupan budaya Manggarai sebagai salah satu suku terbesar di pulau Flores dan berlatar belakang bentang alam kawasan konservasi gunung Ranaka yang masih aktif dan semakin dikenal karena penemuan fosil manusia Floris (Homo floriensis) pada tahun 2003 di Liang Bua.

Menurut Konsultan Ekowisata Suhartini Sekartjakrarini, pengembangan ekowisata koridor Tambora – Ruteng diarahkan untuk memacu pengembangan pariwisata terpadu Indonesia Timur. ‘’Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,’’ katanya sewaktu berbicara di depan peserta Workshop Pengembangan Koridor Ekowisata Tambora – Ruteng di Mataram, Rabu (14/10) siang.

Kepala Museum Geologi di Bandung Indyo Pratomo yang sudah berulangkali mendatangi Tambora bahwa tren wisata cenderung kembali ke alam. ‘’Melihat gunung berapi itu paling atraktif,’’ ucapnya. Apalagi letusan Tambora sangat dikenal yang dapat mengubah musim semi di Eropah, menghilangkan kerajaan Tambora, Sanggar dan Pekat di bawah kaki gunung.

Kepala Sub Direktorat Keterpaduan Antar Wilayah Direktorat Produk Pariwisata Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Agus Priyono mengatakan bahwa workshop untuk kawasan Ruteng sudah dilakukan Senin (12/10). ‘’Awal bulan depan akan dituntaskan di Jakarta,’’ ujarnya.

Untuk menyambut dua abad meletusnya gunung Tambora di Kabupaten Dompu, Pemerintah Provinsi NTB menyelenggarakan berbagai atraksi wisata di pegunungan. Dijadwalkan berlangsung mulai akhir tahun 2009 ini, didahului Festival Rinjani 2009, acaranya antara lain berupa festival antar pemangku gunung dan berenang di danau Segara Anak, 2000 meter di atas permukaan laut (dpl) yang berada di bawah puncak gunung Rinjani yang ketinggiannya 3.726 meter dpl. ‘’Juga akan dipertemukan pemangku supra natural,’’ ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Gita Aryadi. Festival Tambora akan dilangsungkan setahun mendatang, 2010.(*)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com