MATARAM - Rabu (7/10) siang, Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Madjdi menerima penyelenggara Tourism Indonesia Mart and Expo (TIME) atau disebut Pasar Wisata Indonesia di Ruang Rapat Utama (RRU) Kantor Gubernur. Sebagai rapat evaluasi singkat kesiapan menyongsong agenda besar pariwisata NTB tersebut, dihadiri Wakil Gubernur Badrul Munir dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Gita Aryadi.
Berdasarkan laporan Ketua Organizing Committee (OC) TIME Awanadhi Aswinabawa, Pasar Wisata Indonesia yang ke 14 tersebut dijelaskan akan disajikan secara beda. Kali pertama aku Awan, konsep relax kepada peserta TIME. Dimana pasar wisata sebelumnya, pertemuan antara buyer dengan seller ini secara formal kini disajikan di tengah suasana santai. Bertempat di bibir pantai Senggigi di depan The Santosa Villas $ Resort.
Sedikitnya telah mendaftar 118 buyer dan 108 seller. Angka ini dilihat dari ratio antara pembeli (buyer) dengan penjual (seller) dinilai cukup menggembirakan. Disebutkan 118 buyer tersebut berasal dari 25 negara. Dipastikan, 65 persen dari mereka merupakan buyer produktif. Ditambahkan, mengenai jumlah buyer dan seller, sering kali selama ini kurang berimbang. Namun disyukuri, ratio jumlah buyer dengan seller cukup bagus.
Dikatakan produktif dijelaskan Awan, selama ini sebagian besar buyer tersebut aktif menjual Indonesia dan Lombok dalam satu atap. “Sell Indonesia in one roof,” ujarnya. Dari 65 persen tersebut, sekitar 70-80 persen mereka berasal dari negara yang potensial. Antara lain sudah masuk dalam pasar Korea.
Dari pasar Korea selama ini, peminat wisata bulan madu terus mengalami peningkatan. Wacana membuka poros Kuala Lumpur Mataram lanjutnya cukup bagus. Terakhir informasinya, sekitar 25 orang dari Malaysia akan datang. Ke depan, diharapkan jumlah buyer bisa bertambah.
Adapun official hotel yang menjadi tempat lokasi TIME 2009, selain Santosa, adalah Sheraton Senggigi Beach Resort, Holiday Resort, Jayakarta Senggigi Lombok dan Puri Bunga Beach Cottages. Sedangkan venue-nya bertempat di The Santosa Villas $ Resort, Beach Side Ten for Travex, Santosa Ball Room for Expo, Well Come Dinner di Pendopo Gubernur NTB, Sheraton Senggigi untuk Farewell Dinner dan Taman Narmada untuk thematic dinner.
Sebelumnya, Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi mempertanyakan kesiapan intansi terkait dalam menghadapi kegiatan berskala internasional itu. Menurutnya, seringkali dalam menggelar kegiatan kurang sukses bukan karena minimnya anggaran, namun karena kurangnya koordinasi. Mengingat hal itu, ingin dipastikan tidak ada kendala yang bisa menjadi masalah pada saat tamu-tamu datang.
Pertama diminta Gubernur, kesiapan PLN menyediaan pasokan listrik. Pastikan para wisatawan yang datang nyaman. Untuk itu ia meminta pihak PLN mengamankan betul. ‘’Kesiapan medical juga penting,’’ katanya. Pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit ditekankan gurbernur agar betul-betul diperhatikan.
Lainnya, akses transportasi di bandara Selaparang. Kesiapan maskapai penerbangan yang datang ke NTB pun diingatkan Gubernur agar mempersiapkan secara matang. Semua diminta menganggap agenda TIME ini sebagai agenda penting yang harus disukseskan.
Tidak kalah penting lanjut Gubernur, jajaran kepolisian agar memperhatikan aspek keamanan. Kepolisian sebagai leading sektor keamanan diminta untuk memberikan jaminan keamanan. “Jamin keamanan tetap terjaga,” terangnya.
Gubernur menambahkan, kegiatan TIME ini merupakan langkah awal menuju Visit Lombok Sumbawa 2012 dengan satu juta kunjungan wisata. Diharapkan kegiatan ini bisa berkesan. Disinggung juga oleh Gubernur, aspek pelayanan hotel. Ia menyarankan pelayanan hotel ini bisa lebih baik. Begitupun aspek kebersihan diminta tetap dijaga.(*)

