MATARAM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro memberikan penghargaan kepada PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), pekan lalu. PT NNT dinilai berhasil mengelola Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Pengelolaan Lingkungan Pertambangan. Selain menerima tropi tadi, juga menerima Piagam Penghargaan Dharma Karya Energi dan Sumber Daya Mineral Muda karena membantu tanggap darurat (emergency respons team) dan mengevakuasi korban dalam bencana Gempa Bumi di Yogyakarta dan Jawa Barat.
Kedua penghargaan tersebut, masing-masing diberikan oleh Purnomo Yusgiantoro kepada Presiden Direktur PT NNT, Martiono Hadianto bersama Senior Manager Environmental Affairs PT NNT Potro Soeprapto dan Manager Safety Health and Lost Prevention P PT NNT Taufik Setiawan.
Melalui keterangan pers yang diberikan General Manager Operations PT NNT Darren Hall, penghargaan ini merupakan penghargaan yang diberikan pemerintah kepada PT NNT yang telah berhasil melaksanakan program K3 dalam usaha pencegahan karyawan dari kecelakaan kerja dan atas kinerja K-3 periode tahun 2008 hingga Agustus 2009, dan upaya pengelolaan dan perlindungan lingkungan di proyek Batu Hijau. ‘’Prestasi yang bagus ini, menjadi salah satu bukti efektifnya program perlindungan lingkungan dan keselamatan kerja,’’ kata Darren Hall, Ahad (4/10) sore. Ini sejalan dengan salah satu nilai utama yang dianut PT NNT yaitu menjadi perusahaan yang terdepan dalam bidang perlindungan lingkungan, keselamatan kerja dan tanggungjawab sosial.
Dikatakan bawah prestasi membanggakan ini hanya dapat diperoleh dengan upaya atau kerja keras dari semua karyawan dan kontrtaktor tambang Batu Hijau, serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Untuk itu, ia menyampaikan terimakasih kepada semua pihak atas pencapaian prestasi ini.
Darren juga menjelaskan bahwa penghargaan K3 dan Pengelolaan Lingkungan Pertambangan Mineral, Batu Bara dan Panas Bumi, akan menjadi pendorong bagi perusahaan dan karyawan PT NNT untuk terus menerus meningkatkan kinerja di bidang perlindungan lingkungan, keselamatan kerja dan tanggung jawab sosial.
Untuk penanggulangan akibat gempa Jogjakarta saat itu, 27 Mei 2006 yang terjadi pada pukul 05.55 WIB selama 57 detik. Gempa bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter. United States Geological Survey melaporkan 6,2 pada skala Richter. .PT NNT mengirimkan tim tanggap darurat yang beranggotakan enam orang dengan peralatan lengkap. Selain itu, PTNNT juga memberikan bantuan Rp1 miliar bagi masyarakat yang terkena dampak bencana ini.(*)

