MATARAM – Infrastruktur kawasan wisata selancar internasional Pantai Lakey di Kecamaan Hu’u Kabuppaten Dompu yang setiap harinya dipenuhi 300an peselancar, segera dibenahi menggunakan dana Rp55,7 miliar. Rencana yang dlakukan 2010 tersebut berdasar keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Pekerjaan Umum dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Anggaran Rp 55,7 miliar tersebut akan digunakan untuk perbaikan jalan sepanjang 33 kilometer lebih, pengadaan jaringan listrik sepanjang 1 kilometer dan pavin blok seluas 5 ribu meter persegi. Selain itu, dana yang berasal dari ABPN itu untuk membangun 2 buah tower pemantau surving, 1 unit OHP Proyektor, 4 buah MCK.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Dompu Abdul Haris menjelaskan kepada wartawan anggota Forum Wartawan Pariwisata Nusa Tenggara Barat, pekan lalu, pantai Lakey merupakan salah satu tempat berselancar terbaik dunia. ‘’Sehingga banyak wisatawan mancanegara dengan minat khusus datang ke Dompu,’’ ujarnya. Katanya, peselancar yang bermain di Lakey sudah tercatat berasal dari 30 negara.
Di sana, terdapat 14 gulungan ombak yang bisa belok kiri dan kanan, berbeda dengan lokasi selancar di pantai Hawaii yang memiliki 15 ombak yang hanya bisa belok kanan atau kiri saja. Ketua Peselancar Hu’u Pantai Lakey Dompu Muhammad Ali mengatakan, kali pertama dalam sejarah, wisatawan yang datang ke Lakey selama empat bulan terakhir ini meroket. Dimana, jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Lakey mencapai 300 orang per harinya. Sebab, ombak di pantai Lakey pada bulan Mei, Juni dan Juli sangat bagus untuk berselancar.
Pada bulan itu, terdapat 14 ombak yang menggulung dengan empat jenis ombak sebagai keunggulan pantai Lakey yakni Lakey Peak, Cobble Stone, Lakey Pipe dan Peris Cope. Salah satunya yang mengesankan peselancar adalah Lakey pipe wave atau ombak berbentuk pipa. ‘’Yang apabila para peselancar berada di dalam ombak itu, maka mereka menganggap saat itu berada dalam surga,’’ katanya.
Di sana, telah diselenggarakan kejuaraan selancar berkelas dunia yang digagas Pemerintah Kabupaten Dompu bekerjasama dengan asosiasi surving internasional di Australia. Selanjutnya, setiap tahun digelar festival selancar tingkat nasional, sehingga banyak peselancar asal Lakey menjadi juara umum. Bahkan, ada yang telah dijuluki master of surving dan bekerja di Australia dan beberapa Negara mengagum selancar.(supriyantho khafid/lomboknews)

