JAKARTA - Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pasca-bom Mega Kuningan mengalami kenaikan signifikan. Tangggal 1-16 Juli 2009 (sebelum terjadi peristiwa bom) jumlah wisman yang datang ke Bali sebesar 116.530 orang atau rata-rata mencapai 7.283 orang per hari, sedangkan pada 17-27 Juli 2009 (setelah terjadi peristiwa bom) sebesar 79.378 orang atau rata-rata mencapai 7.938 orang per hari.
Hasil Laporan Evaluasi Kedatangan WNA Melalui Bandara Ngurah Rai yang dilakukan Pusat Pengelolaan Data dan Sistem Jaringan (P2DSJ) Depbudpar menyebutkan, selama 27 hari pada bulan Juli 2009 jumlah kedatangan WNA (Wisman) ke Bali tercatat sebesar 195.908 orang atau mencapai rata-rata 7,535 orang per hari atau terjadi kenaikan hingga 16,9% dibandingkan Juni 2009 yang mencapai rata-rata 6.661 orang per hari. Sedangkan bila dibandingkan dengan Juli 2008 yang mencapai rata-rata 6.111 orang per hari, terjadi kenaikan sebesar 23,3 persen.
Laporan tersebut juga menyebutkan, kondisi tingkat hunian kamar hotel di Bali pasca-bom Mega Kuningan menunjukkan peningkatan yakni dari rata-rata 65,07% pada posisi 1-16 Juli 2009 (sebelum terjadi peristiwa bom) menjadi 73,44% pada 17-27 Juli 2009 (setelah terjadi bom). Sehingga munculnya peristiwa bom Mega Kuningan tidak mempengaruhi kondisi pariwisata Bali, demikian kesimpulan laporan evaluasi tersebut.(pusformas/lomboknews)

