MATARAM – Sebagai salah satu daerah tujuan wisata unggulan di Indonesia, Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua triwulan 2009, lapangan usaha hotel dan restoran menghasilkan Product Domestic Regional Brutto (PDRB) sebesar Rp320,69 miliar. Terinci Rp131,522 miliar dari sektor hotel dan sektor restoran mengumpulkan PDRBnya lebih besar yaitu mencapai Rp189,174 miliar.
PDRB hotel dan restoran tersebut dikemukakan oleh Kepala Badan Pusat Statistik NTB Mariadi Mardian sewaktu menjelaskan perekonomian NTB pada triwulan II-2009, Selasa (11/8) pagi. ‘’Terjadi peningkatan PDRB pada triwulan kedua dari triwulan pertama,’’ ujarnya.
Kalau pada triwulan pertama sektor hotel menghasilkan Rp61,611 miliar bertambah menjadi Rp69,91 miliar. Sedangkan sektor restoran dari semula Rp90,127 miliar menjadi Rp99,046 miliar.
Pada triwulan II-2009, bersama lapangan usaha perdagangan yang besaran keseluruhan PDRBnya Rp1,339 triliun – tidak termasuk pertambangan non migas, berada di urutan kedua setelah pertanian yang besarnya Rp2,094 triliun dan di urutan ketiga adalah jasa-jasa Rp1,101 triliun.(supriyantho khafid/lomboknews)

