MATARAM – Perusahaan daerah PT Daerah Maju Bersaing (DMB) bentukan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menerima hibah dari PT Multi Capital – Bakri Group – sebesar Rp625 juta sebagai modal pertama pendirian perusahaan patungan dengannya, PT Multi Daerah Bersaing (MDB) yang sudah resmi terbentuk, di Jakarta, Jum’at (24/7-2009) pekan lalu.
Sejumlah Rp625 juta tersebut merupakan 25 persen dari saham kepemilikan PT DMB yang harus disetor dari Rp2,5 miliar modal yang ditempatkan PT MDB dari modal dasarnya Rp10 miliar. ‘’Jadi PT MDB sudah resmi disetor,’’ ujar Direktur Utama PT DMB Andy Hadianto kepada wartawan dalam keterangan pers yang disampaikan di kantornya, Sabtu (25/7-2009) siang.
PT MDB adalah perusahaan patungan yang direncanakan untuk membayar 10 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara jatah divestasi 2006 dan 2007 senilai US $ 391 juta atau sekitar Rp4,1 triliun rupiah. Selain itu, ketiga pemerintah daerah tersebut juga menginginkan divestasi saham PT NNT 2008-2009 sebesar 14 persen dan 2010 sebanyak tujuh persen.
Andy Hadianto menjelaskan bahwa PT DMB terbebas dari beban hutang untuk semua pembayaran saham divestasi PT NNT. Sebaliknya, malah tetap berhak mendapatkan 25 persen dari deviden yang kelak didapat kelak dari bagian keuntungan PT NNT. Kalaupun tidak ada deviden, tetap menerima US $ 4 juta. Sudah ditetapkan waktunya setiap tahun dibayarkan pada bulan Mei. Denda yang dibebankan apabila terjadi kelambatan pembayarannya, per hari satu persen. ’’ Kami tidak punya resiko kalau terjadi sesuatu dengan PT NNT,’’ katanya.
Sedangkan dalam manajemen perusahaan, daerah mendapatkan penempatan tiga komisaris dan tiga direksi pada PT MDB. Untuk lainnya, PT MC menempatkan seorang presiden direktur, tiga orang direktur dan juga tiga orang komisaris.(supriyantho khafid/lomboknews)

