Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Thursday, 2 July 2009 • EKONOMI

MATARAM – Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk tiga besar nasional penyedia beras di Indonesia. Setelah Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi NTB tahun 2009 ini mampu menyiapkan 300 ribu ton beras untuk kepentingan suplai daerah lain. Agar harga beli dari petani lokal tidak rendah, Bulog NTB memang memasarkan ke berbagai daerah hingga ke Sumatera.

Selama enam bulan pertama 2009 ini sudah 40 ribu ton beras yang dikirim keluar daerah, yaitu ke Sumatera Utara 15 ribu ton, Jambi 5.000 ton dan Nusa Tenggara Timur 20 ribu ton.

Kepala Bidang Pelayanan Publik Bulog NTB Mahmud Zainal menyebutkan dikirimnya beras NTB ke luar daerah tersebut agar lebih banyak membeli gabah petani. ‘’Supaya harga di tingkat petani tidak jatuh,’’ kata Mahmud, Kamis (2/7) pagi. Selain dikirim ke luar daerah juga disediakan 150 ribu ton keperluan lokal.

Adapun harga beli Bulog NTB per kilo untuk gabah kering panen Rp2.400, gabah kering panen penggilingan Rp2.440, dan gabah kering giling (gkg) Rp3.040. Untuk beras dibeli perkilonya Rp4.600.

Tahun 2007, Bulog NTB hanya mampu membeli 62.500 ton beras atau setara 100 ribu ton gabah. Setahun kemudian, 2008 menjadi 125 ribu ton beras atau setara 200 ribu ton gabah.

Sehari sebelumnya, Rabu (1/7) sore, Kepala Badan Pusat Statistik NTB Mariadi Mardian mengatakan angka tetap produksi padi 2008 mencapai 1.750.677 ton gkg atau meningkat 14,7 persen dibanding 2007 sebesar 1.526.347 ton gkg. Berdasarkan ramalan II-2009 diperkirakan akan naik 6,4 persen menjadi 1.861.781 ton gkg.(supriyantho khafid/lomboknews)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com