Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Thursday, 16 April 2009 • DAERAH

MATARAM – Kesibukan penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nusa Tenggara Barat yang berlangsung sejak seminggu yang lalu ini disiapkan oleh lebih lebih 100 orang staf hingga Sabtu (18/4) lusa. Melibatkan nara sumber pejabat pusat dan daerah juga ingin menyerap aspirasi dari kabupaten-kota yang sudah melaksanakan musyawarah perencanaan pembangunan sebelumnya di kawasan masing-masing. Termasuk dari organisasi non pemerintah dan kalangan akademisi yang bertindak sebagai fasilitator.

Menurut Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Barat Supran, para fasilitator akan berperan pada sidang klinis. Dan dihadirkannya pejabat pusat dapat memberikan informasi terkait dengan program rencana kerja pemerintah daerah 2010. Malahan, organisasi non pemerintah asal Jerman GTZ (Gesselschaft fur Technische) terlibat mendanai pelaksanaan pra musrenbang di daerah kota kabupaten. ”Sebab, pra musrenbang ini hal baru. Tidak ada dananya dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, sehingga dibantu GTZ,” ujar Supran, Kamis (16/4-2009) pagi.

Ketertarikan GTZ asal Jerman ini disebabkan adanya pilihan kewenangan menyangkut kawasan dan andalan sekaligus menyepakati adanya kawasan dan komoditi unggulan.

Adapun sidang klinis yang diikuti oleh seluruh peserta dalam tiga kelompok sebab tidak hanya bicara sektoral tetapi juga spasial – andalan yang arahnya secara spesifik untuk melakukan pembahasan berbagai komoditi unggulan.

Substansi pembahasan adalah materi pokoknya : hasil pembahasan Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi dan Forum Gabungan Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi, rancangan rencana kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Nusa Tenggara barat, kinerja pembangunan tahun berjalan dan masukan dari para peserta. Yang berikutnya, adalah rancangan kerja – KL dan rancangan rencana kerja Pemerintah hasil musyawarah perencanaan pembangunan pusat dan rancangan rencana kerja pemerintah daerah provinsi dan rencana kerja pemerintah daerah kabupaten-kota yang telah dimutahirkan.

Penyelenggaraan musyawarah perencanaan pembangunan 2010 Provinsi Nusa Tenggara Barat dilakukan dengan pendekatan yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Tidak hanya penjaringan aspirasi dan program dengan pendekatan bidang dan sektoral, akan tetapi lebih kepada pendekatan kewilayahan dengan membagi Nusa Tenggara Barat menjadi tiga kawasan andalan daratan yaitu kawasan andalan pulau Lombok dan sekitarnya meliputi seluruh kota dan kabupaten, kawasan andalan Sumbawa dan sekitarnyameliputi Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat. Terakhir kawasan andalan Bima meliputi Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima serta kawasan andalan perairan Selat Lombok dan sekitarnya.(supriyantho khafid/lomboknews)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com