Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Thursday, 16 April 2009 • PENDIDIKAN

MATARAM – Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Sosial Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Barat Manggaukang Raba mengatakan bahwa setiap anak usia sekolah akan memiliki akses pendidikan di setiap jenjang. Untuk tercapainya kehendak tuntasnya pendidikan anak-anak di Nusa Tenggara Barat, direncanakan pada tahun anggara 2010 mendatang di 888 desa atau setiap desa se Nusa Tenggara Barat akan disiapkan sekolah unggulan.

Tidak hanya usia sekolah dasar. Di jenjang lebih tinggi lagi, siswa SMP dan Madrasah Tsanawiyah pun akan disediakan sekolah unggulan di 116 kecamatan. Kemudian untuk siswa SMA/SMK dan Madrasah Aliyah pun juga disediakan masing-masing kabupaten kota sekolah unggulannya. ”Tidak hanya keuangannya saja difasilitasi pemerintah provinsi, tetapi juga guru dan perpustakaannya,” kata Manggaukang, Kamis (16/4-2009).

Selama ini hasil penghitungan indeks pembangunan manusia pada tahun 2006, masih menempatkan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai daerah yang mempunyai perhatian menengah bawah terhadap pembangunan manusia. Hal ini didasarkan pada kriteria pencapaian indeks pembangunan manusia yang masih di bawah 66. Indeks pembangunan manusia Provinsi Nusa Tenggara Barat mengalami peningkatan yang cukup tinggi dari 60,6 pada tahun 2004 menjadi 63 pada tahun 2006. Kenaikan indeks pembangunan manusia pada tahun 2006, lebih besar dibandingkan kenaikan pada tahun 2005.

Setiap komponen penyusun indeks pembangunan manusia mengalami peningkatan selama periode 2004-2006. Indikasi adanya peningkatan atau kemajuan dalam ketiga komponen, ditunjukkan oleh perkembangan indeks. Peningkatan indeks pembangunan manusia Provinsi Nusa Tenggara Barat selama periode 2004-2006, mencerminkan adanya suatu kemajuan yang berarti dalam peningkatan kualitas manusia. Namun demikian peringkat pencapaian indeks pembangunan manusia Provinsi Nusa Tenggara Barat secara nasional belum mengalami pergeseran yang berarti. Karena selama periode 2005-2006, Provinsi Nusa Tenggara Barat tetap berada pada posisi 32 dari 33 Provinsi di Indonesia.

Ini berarti, Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki kualitas pembangunan manusia yang masih sangat rendah dibanding provinsi lainnya. Posisi Provinsi Nusa Tenggara Barat yang masih tergolong paling tertinggal dalam bidang peningkatan sumber daya manusia perlu mendapat perhatian serius, sehingga Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kabupaten/Kota di NTB perlu berinvestasi lebih banyak untuk meningkatkan pembangunan manusia dengan memprioritaskan pemenuhan hak-hak dasar warga negara. Sebab pemenuhan hak-hak dasar warga negara terhadap pembangunan tak hanya menjamin keberlangsungan demokrasi.

IPM tertinggi selalu diperoleh oleh Kota Mataram, dengan nilai di atas rata-rata Provinsi Nusa Tenggara Barat. Seluruh Kabupaten/kota mengalami peningkatan indeks pembangunan manusia dengan nilai bervariasi ada yang di bawah atau di atas nilai indeks pembangunan manusia rata-rata untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dalam jangka panjang jika kelemahan ini tidak cepat ditanggulangi secara konsisten maka akan berdampak lebih lanjut pada penurunan derajat dan status kesehatan serta kemampuan masyarakat untuk tetap mempertahankan anak-anak tetap bersekolah. Suatu bencana yang disebut sebagai satu generasi akan hilang (one generation lost) merupakan skenario terburuk yang menghantui kita bersama.(supriyantho khafid/lomboknews)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com