Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Tuesday, 24 March 2009 • EKONOMI

MATARAM – Perusahaan kerja sama (Joint Venture Corporation-JVC) antara BUMN pemerintah Indonesia Bali Tourism Development Corporation dengan BUMN pemerintah Uni Arab Emirat Emaar Propertis untuk menggarap kawasan wisata Putri Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah seluas 1.175 hektar telah disepakati namanya PT Emaar Lombok. Seluruh proses dijanjikan selesai 14 April, dua bulan lebih awal dari waktu yang disyaratkan oleh Emaar Properties 19 Juni 2009.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kepala Humas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Andy Hadianto mengutip keterangan Wakil Gubernur NTB Badrul Munir, Selasa (24/3) siang. ‘’Ini hasil rapat lintas Departemen. Semua harus selesai secepatnya tidak harus menunggu Juni,’’ kata Andy mengutip Badrul Munir yang mengikuti langsung rapat di sekretariat Wakil Presiden yang dipimpin oleh Staf Khusus Wapres Muhammad Abduh, Jum’at (20/3) lalu.

Dari rapat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lombok Tengah dan BPN NTB yang berlangsung sehari sebelumnya, Senin (23/3) di kota Praya Lombok Tengah, proses penerbitan hak pengelolaan lahan seluas 1.170 hektar diselesaikan 4 April.

Lahan seluas 1.175 hektar yang sebelumnya sudah dibebaskan oleh PT Pengembangan Pariwisata Lombok (PPL) namun hak pengelolaan lahan (HPL)nya dimiliki Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) dihargai Rp260 miliar sebagai nilai buku atau Rp557,6 miliar sebagai harga pasar dinilai sebagai 15 persen saham milik pemerintah Indonesia – 35 persen diantaranya jatahnya Pemprov NTB - dalam JVC yang akan dibentuk.

Jika saham BTDC dihitung sesuai nilai buku, maka bagian saham pemerintah NTB sebesar 35 persen itu setara dengan Rp91 miliar. Akan tetapi jika dihitung 35 persen dari harga pasar wajar, maka saham Pemprov NTB dinilai sebesar Rp195,16 miliar.

Emaar Properties yang tahap awal menanamkan modalnya US $ 65 juta mendapatkan 85 persen sahamnya. Rencananya Emaar Properties akan memulai membangun kawasan tersebut menggunakan dana sebesar US $ 700 juta.(supriyantho khafid/lomboknews)

4 Comments »
  • Good news, but harus ingat bahwa kadangkala sifat buru2 itu bisa berakibat “nyesel” di kmd hari. Ini terbukti dari bbrp kontrak-karya yang udah pernah dibuat oleh pem. Lebih baik runs naturally, tapi pasti….he9x. Smg sukses dan itung2annya bener.

    Comment by srnNTB — March 25, 2009 @ 3:02 am

  • Ndak apa-apa, yang penting ‘burung’nya masuk sangkar dulu. Kalau sudah masuk, gampang buat ia bertelur heheh

    Comment by pai — March 30, 2009 @ 9:58 am

  • shortcut semua birokrasi yang tidak perlu…lakukan pelayanan satu atap…beri perhatian khusus khususnya investor besar seperti emaar properties supaya investor lain mau invest ke indonesia…bravo emaar and NTB Goverment…

    Comment by boy — April 8, 2009 @ 1:56 pm

  • semoga saja benar adanya. menuju visit lombok sumbawa 2012. good news

    Comment by agoes santhosa — May 27, 2009 @ 9:48 am

  • Leave a comment








    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com