MATARAM – Akhirnya Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Madjdi membantah pemberitaan pembatalan investasi Emaar Properties di kawasan wisata Mandalika Lombok Tengah. Kepastian ketidak benaran tersebut disampaikan Selasa (17/3) petang setelah menerima konfirmasi dari Duta Keliling Indonesia Alwi Shihab.
Mengutip jawaban Alwi Shihab yang sedang di Taipei sewaktu dihubungi Zainul Madjdi, kepada LombokNews menjelaskan bahwa berita itu tidak benar. Sebab, Wakil Perdana Menteri Uni Arab Emirat (UAE) sendiri menyatakan perpanjangan waktu disetujui Emaar. ‘’Setelah presiden Emaar ditelpon oleh anggota delegasi UAE,’’ ujar Zainul Madjdi.
Semula, hingga Selasa (17/3) siang ini, Zainul Madjdi dan Wakil Gubernur NTB Badrul Munir serta Kepala Badan Penanaman Modal NTB Jalal menyatakan tidak tahu adanya berita rencana Emaar Propertis akan menutup kantornya di Jakarta, akibat belum terpenuhinya janji pemerintah menyediakan infrastrukur jalan dan penyelesaian lokasi kawasan wisata Mandalika seluas 1.200 hektar di Lombok Tengah.
Muhammad Zainul Madjdi yang dikonfirmasi sewaktu meninggalkan kantornya menuju masjid di belakang kantor Gubernur NTB, mengatakan belum tahu info terbaru tersebut. ‘’Nanti akan saya cek,’’ ujarnya. Menurutnya, Rabu (18/3) besok di Jakarta akan diselenggarakan rapat antar departemen dan menugaskan Wagub NTB Badrul Munir untuk menghadirinya.
Badrul Munir yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Lombok Sumbawa sewaktu ditanya kepergiannya menghadiri rapat tersebut, juga belum mengetahuinya. ‘’Saya belum tahu. ‘’Ya harus didoakan supaya terus berjalan rencana investasinya,’’ ujarnya, di kantor Panitia Pengawas Pemilu NTB. Menurut Jalal menjawab konfirmasi LombokNews, Jum’at (20/3) akan ada rapat Emaar di Jakarta. ‘’Saya kira tidak betul berita itu,’’ ucapnya.
Seperti diberitakan oleh TheJakartaGlobal.Com, 14 Maret lalu, mengutip Emmar Indonesia’s Human Resources Manager Elly Savitri, Emaar akan menutup kantornya mulai Jum’at (20/3) mendatang.
Semula Emaar Properties akan menanamkan modalnya sebesar $ 600 miliar di kawasan wisata Mandalika di Lombok Tengah bagian selatan. PT Angkasa Pura I sudah membangun bandara internasional Lombok di Dusun Slanglit Desa Tanak Awu sekitar 30 kilometer arah utara dari Mandalika Resort. Investasi Emaar Properties di kawasan Mandalika diharapkan menjadi kehidupan baru kepariwisataan di Lombok.(supriyantho khafd/lomboknews)

