Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Monday, 16 March 2009 • NASIONAL

MATARAM - Pemerintah hanya mampu membangun sekitar 30 ribu unit  rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) pada tahun ini dari yang semula direncakan 60 ribu unit. ‘’Target yang sudah kita patok sebanyak 60 ribu unit rusunawa, tidak akan mampu kita capai. Kita tidak punya anggaran. Krisis soalnya,’’ kata M Yusuf As’ary, Menteri Negara Perumahan Rakyat di Mataram, Senin (16/3/2009) di sela-sela acara meresmikan pembangunan Rusunawa di area kampus Universitas Mataram.

Menurutnya dana yang dibutuhkan untuk membangun 60 ribui unit rusunawa yang sedianya akan dibangun di 10 kota di Indonesia mencapai Rp 6,122 triliun, dengan demikian masih kekurangan anggaran sebesar Rp 3 triliun. Karena itu, sebanyak 30 ribu unit rusunawa tak jadi dibangun dalam tahun ini.

Sepuluh kota itu diantaranya Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makasar, Banjarmasin, Palembang, Medan, dan Batam. Rumah dibangun pemerintah dan disewakan pada masyarakat dengan kemudahan subsidi.

Rusunawa ini dibangun di sepuluh kota yang padat penduduk dan memiliki keterbatasan lahan untuk pembangunan perumahan. Kalaupun lahan tersedia, namun harganya sangat mahal.

Menurut Yusuf, pemerintah tidak menggandeng pihak swasta karena swasta sangat tidak tertarik untuk membangun rusunawa. Karena membangun Rusunawa butuh waktu lima tahun paling cepat untuk dapat kembali modal. “Nyari untungnya susah. Makanya tidak ada pengembang swasta yang melirik rusunawa ini,” katanya.(supriyantho khafid/lomboknews)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com