Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Saturday, 14 February 2009 • EKONOMI

MATARAM – Sudah empat tahun hingga sekarang, PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) belum memperoleh izin dari Menteri Kehutanan untuk penggunaan lahan hutan lindung Tatar Sepang di kawasan tambangnya guna stockpile - menumpuk batu tambang yang belum segera diproses. Karena kesulitan pinjaman tambahan 38 hektar yang dibutuhkannya, akibatnya produksi tidak bisa berlangsung sesuai kapasitasnya dan berdampak terancamnya aktivitas ribuan orang tenaga kerja di sana.

Desas-desus yang berkembang di kalangan pekerja, jika tidak adanya izin penggunaan tambahan lahan itu, maka dipastikan PT NNT akan mempersingkat waktu operasinya dari semula hingga Tahun 2.021 hanya sampai Tahun 2.015. Keresahan tersebut sudah berlangsung sejak setahun terakhir ini, sejak perusahaan memberikan pemberitahuan rencana pengurangan pekerja tersebut dari manajemen PT NNT. Waktu itu, kata seorang pekerja di sana, Human Resources Development sudah melakukan sosialisasi. ‘’Pekerja diminta kesiapannya apabila terkena kebijakan pengurangan pekerja,’’ ujar beberapa orang pekerja di sana, tanpa bersedia menyebut namanya.

Semula sejak dibukanya operasi tambang Batu Hijau di Kecamatan Jerweh Kabupaten Sumbawa Barat, PT NNT telah memperoleh izin pinjam pakai lahan hutan seluas 6.400 hektar diantaranya 2.100 hektar dibuka untuk keperluan tambang tersebut diantaranya 600 hektar untuk sumur tambang. Untuk keperluan kawasan tambang tersebut PT NNT menggunakan lahan hutan produksi dan hutan lindung termasuk kawasan perlindungan untuk berbagai keperluan : penggalian lubang tambang, penimbunan (stockpile), penumpukan limbah padat, instalasi prosesing, jalan angkutan, pipa tailing (limbah) dan konsentrat, proses air tambang dan perumahan. Selebihnya untuk kawasan perlindungan. Ternyata PT NNT memerlukan lagi 38 hektar untuk menumpuk batuan tambang yang belum segera diproses.

Manajer Public Relations PT NNT Kasan Mulyono tentang izin pinjam pakai, disebutnya masih diurus dan perusahaan akan berusaha menyesuaikan kegiatan operasi selama izin belum keluar. ‘’Sebisa mungkin tidak melakukan pemutusan hubungan kerja,’’ katanya menjawab konfirmasi melalui email yang diterima LombokNews, Sabtu (14/2) pagi ini.(supriyantho khafid/lomboknews)

1 Comment »
  • Saya sudah dengar bahwa PT. NTT sedang membahas dengan sesuatu perushahaan tambang dari Kanada, yaitu PT Selatan Arch Minerals, untuk menambang cadangan emas-tembaga di Selodong, Lombok Barat, batu tambangnya akan di alir ke pusat prosesnya di Jereweh dengan kapal. Dari hasil berberapa program pemboran dan tes lainnya sudah bertemu cadangan emas-tembaga Selodong lebih kaya daripada cadangan Batu Hijau. Dengan ini PT. NTT bisa memenui kapasitasnya pemroses tambang di Batu Hijau.

    Comment by Patty Alvarez — February 15, 2009 @ 2:51 am

  • Leave a comment








    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com