MATARAM – Empat orang penambang liar warga Sekotong menjadi korban tanah longsor yang digalinya, Sabtu (17/1) malam selepas maghrib. Tiga orang sudah ditemukan tewas dan seorang lainnya mengalami patah kakinya serta belasan orang lainnya masih dalam pencarian. Ini adalah kejadian kedua kalinya longsor dan mengakibatkan tewasnya penambang di sana.
Ahad (18/1) pagi ini, Staf Siaga SAR (Search and Rescue) Daerah Nusa Tenggara Barat Arif Gunawan di kantornya menjelaskan bahwa longsornya bukit Gunung Montor di Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong Tengah tersebut dan tewasnya para penambang liar tersebut dilaporkan oleh Camat Sekotong Tengah Guntur melalui telepon, Sabtu (17/1) malam. ‘’Lokasinya hanya bisa dijangkau jalan kaki dan sulit komunikasi,’’ kata Arif menjawab perkembangan terakhir temuan Tim SAR Daerah NTB yang sudah mendatangi lokasi bersama polisi dan Palang Merah Indonesia.
Menurut laporan yang diperoleh dari Camat Sekotong Tengah Guntur kepada SAR Daerah NTB, sebenarnya sehari kemarin tidak ada hujan tetapi bukit yang digarap oleh penduduk setempat itu menjadi labil akibat hujan yang turun sebelumnya.(supriyantho khafid/lomboknews)

