Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Sunday, 18 January 2009 • LINGKUNGAN

MATARAM – Sampai Ahad (18/1) sore ini, sembilan orang penambang liar sebagai korban ambruknya gunung – yang mengandung emas - Montor di Kecamatan Sekotong Tengah Kabupaten Lombok Barat yang sudah ditemukan sembilan orang. Empat orang yang meninggal dan lima orang lainnya luka berat – termasuk menderita patah tulang.

Informasi yang diberikan Sardi Amin - staf Siaga SAR Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), masih ada belasan orang yang belum ditemukan di bawah longsoran. ‘’Masih menunggu alat berat untuk mendapatkan mereka,’’ katanya.

Daftar penambang liar yang meninggal adalah Sayid Husin alias Yejin, 48 tahun asal Sekotong Tengah dan tiga orang lainnya asal Kedaro yaitu Haji Taufik, 49 tahun, Ubud, 30 tahun, Kasam, 30 tahun. Sedangkan lima orang yang ditemukan selamat meskipun mengalami luka berat Ahmad Muharis, 28 tahun asal Pengenjek, Hariadi, 24 tahun (Kedaro), Sadran, 27 tahun (Kedaro), Zohdi, 27 tahun (Pengenjek), dan Sukri, 32 tahun (Sekotong Tengah).

Kepala SAR Daerah NTB Ida Bagus Budisma menjelaskan bahwa medan lapangan menuju lokasi kejadian sangat berat. Untuk menuju tempat kejadian mengalami kesulitan karena badan jalan terhalang longsor. ‘’Pemerintah daerah menjanjikan besok pagi alat berat excavatornya sudah sampai di lokasi,’’ ujar Budisma.

Diperkirakan mereka yang masuk kedalam terowongan tambang liar ini sudah meninggal. 12 orang anggota tim SAR Daerah NTB yang dilengkapi dua unit mobil resque tidak bisa mengkorek timbunan longsoran. ‘’Batuannya besar,’’ ucapnya.(supriyantho khafid/lomboknews)

4 Comments »
  • Dengan kejadian seperti ini, saya kira pemda NTB seharusnya telah memikirkan ke depan bagaimana caranya penambangan liar seperti ini dapat ditertibkan guna mengantisipasi terjadinya korban baru lagi.
    Wassalam,
    Z. Masri
    Dubai

    Comment by zunnunil masri — January 19, 2009 @ 12:02 pm

  • Hai, saya turut berduka cita atas meninggalnya para penambang. Para penambang itu telah masuk surga karna telah mencari nafkah halal, Pemerintah tidak perlu menutup tambang emas itu karna itu adalah wilayah pertambangan rakyat,yang tidak boleh adalah tambang besar seperti newmont, karna merusak lingkungan. Dan emas terkuras habis tak tersisa untuk generasi mendatang. Bayangkan kalau tambang besar bikin lubang dalamnxa bisa 500 meter dan lebarnya dari sekotong ke pelangan. Tapi kalau penambang rakyat dalamnya 11 meter lebar 1 meter. Wilayah pertambangan rakyat tidak perlu ditutup,tapi dibina.Di Amerika,Australia,New zaeland,Pertambangan rakyat dibina pemerintah,tapi kalau di negara miskin Penambang Rakyat ditutup dan dibilang Illegal. Pemerintah di Negara berkembang tidak Pro poor, tapi pro Investor.

    Comment by Dodi — January 19, 2009 @ 2:32 pm

  • Saya sependapat dgn saudara Dodi, saya juga heran dengan pemikiran pejabat-pejabat kita yg lebih mementingkan PMA (penanam modal asing) untuk mengeruk kekayaan ditanah leluhur kita. Sedangkan kita diusir dan disuruh rame-rame jadi babu dinegara asing. Heran sungguh heran? kalo gini terus kapan majunya, Wassalam.

    Comment by ahmy — January 19, 2009 @ 6:51 pm

  • Sebelum kita mulai MENYALAHKAN dan MEMBENARKAN siapa? sebaiknya kita lihat dan dipikirkan dulu kronologisnya.
    1. Siapa yang pertama tau di suatu lokasi ada emas, apakah saudara?
    jika memang benar darimana saudara tau? bagaimana saudara tau?
    (mungkin saja saudara tau karena belajar waktu di kuliah (geologi), gimana ciri2 suatu daerah punya potensi EMAS? Atau mungkin saudara tau dari orang lain?)
    2. setelah saudara tau, bagaimana saudara melakukan pencarian tepatnya lokasi emas tersebut (eksplorasi)?
    Punya uang buanyak bgt sendiri trus cari deh, dah abis duit byk2 eee ternyata cuman dikit emasnya, trus bagaimana?
    Klo ternyata hasil emasnya guede bgt apa saudara mau ambil sendiri or mau di kasi ke pemerintah yang ambil? (sudah buang duit byk2 apa saudara mau kasi gitu aja ke pemerintah ?) enak bgt pemerintah ( or mau bagi hasil dg pemerintah ? )
    3. sekarang pemerintah yg kelola, apa pemerintah mau keluarin duit byk buat eksploitasi ( emang pemerintah punya duit byk apa ? ), untuk turunin harga BBM aja tergantung harga minyak dunia, untung aja minyak dunia turun, klo gak?
    4. Nah klo pemerintah gak sanggup, apa mau saudara yang eksploitasi, pasti berurusan dgn pemerintah, and bla…bla…nya donk, sanggup ??? dah harus nanggung semua resikonya, siapkah saudara sendiri melakukannya???
    5. sekarang gimana klo gak ada yang ambil dan penduduk sekitar tau klo didaerahnya ada emas, pastinya sama halnya dengan yang di SEKOTONG, resiko ditanggung sendiri. Dan pastinya saudara tau gimana tambang rakyat mreka menggunakan AIR RAKSA trus MINAMATA trus KEMATIAN.
    6. pemerintah mau kasi pembinaan terhadap mereka? Seperti apa? Pemerintah juga belum tentu tau mesti gimana, karena masalah bukan cuman tambang rakyat saja, masih byk lagi. Makanya dikasi pembagian PRIORITAS….
    Kenapa perusahaan tambang seperti NEWMONT mesti di salahkan? Menurut saya mereka tidak salah, mereka yang pertama mengetahui disuatu daerah mempunya potensi EMAS, dan selama melakukan pencarian tsb mereka menggunakan tenaga AHLI dan tenaga TIDAK AHLI ( AHLI bisa dari SDM Indonesia or LUAR, klo yang tidak AHLI jelas dari orang2 sekitarnya, LOGIS gak? ) trus NEWMONT mengetahui disitu ada emas yang bagus dan mereka mengajukan usulan ke pemerintah bagaimana sebaiknya supaya EMAS ini gak DI DIEMIN aja, atau diambil buat apalah, terserah saja yang penting buat KEPENTINGAN BERSAMA. Nah disini lah peran pemerintah dan NEWMONT mengambil suatu keputusan.

    Gimana klo saudara berada di posisi NEWMONT, PEMERINTAH or RAKYAT di sekitar daerah prospek EMAS tersebut.

    Pikirkan baik2, dicerna, sebelum menyalahkan ataupun membenarkan salah satu pihak. Cari LOGIKA yang terbaik.

    Comment by ^__^ — January 20, 2009 @ 10:16 am

  • Leave a comment








    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com