MATARAM - Kepolisian Sektor (Polsek) Cakranegara Mataram, Jum’at (19/12) menjelang tengah malam pukul 23.30 Waktu Indonesia Tengah menahan rencana keberangkatan 86 orang perempuan remaja asal Kabupaten Sumbawa dan Bima sebagai calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Timur Tengah melalui Jakarta. Polisi menduga keberangkatan mereka tidak dilengkapi dokumen TKI yang semestinya. Ikut ditahan dan diperiksa seorang calonya berinisial T yang hendak memberangkatkan mereka.
Penghadangan keberangkatan mereka yang akan menggunakan tiga bus malam Safari Dharma Raya dilakukan di pool bus tersebut yang terletak 500 meter utara Terminal Mandalika Mataram atau sekitar 750 meter timur Markas Polsek Cakranegara di Sweta. ”Penghadangan keberangkatan mereka setelah adanya informasi masyarakat,” ujar Kepala Polsek Cakranegara Ajun Komisaris Dipo C Alam.
Polisi melakukan identifikasi keseluruhan calon TKI tersebut. Dari pemeriksaan sementara yang dilakukan di Markas Kepolisiang Resort Mataram di Ampenan, ada 70 orang yang memiliki dokumen nanmun diduga dipalsukan. Sedangkan 16 orang lainnya belum ada ditemukan dokumennya. Rencananya sebanyak 66 orang akan diberangkatkan ke Saudi Arabia dan 20 orang lainnya ke Qatar.
Mereka seharusnya dilengkapi dokumen seperti kontrak kerja, job order dari calon majikan, dan surat-surat lainnya dari Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan TKI. (supriyantho khafid/lomboknews)

