MATARAM - Kepadatan pesawat rute Jakarta - Mataram mulai terjadi menjelang libur Natal 2008 dan Tahun Baru 2009. Sejak sepekan terakhir ini, Garuda bisa dikatakan sudah mengalami penuh. General Manager Garuda Nusa Tenggara Muhammad Frederik Kaisiepo saja mengaku bahkan kesulitan mendapatkan seat terbang langsung untuk pulang ke Mataram sehingga harus melalui Bali dan naik kapal feri ke Lombok.
Ketika ditemui pagi ini, Frederik menyebutkan terjadi peningkatan penumpang sekitar 10 persen bila dibandingkan sebelumnya Garuda menggunakan pesawat Boing 737-500 yang memiliki 84 seat terisi sekitar 69 persen, kini telah berganti pesawat Boing 734 yang memiliki 120 seat. ”Memang terjadi peningkatan terus ke Lombok,” ujarnya.
Saat ini, reservasi yang masuk sudah mencapai 89 persen dan kelas bisnis pun telah penuh. Diakuinya bahwa minat bepergian ke Lombok memang tinggi. Untuk rute Jakarta - Mataram, Garuda menerapkan lima kelas harga mulai dari tarif promo Rp800an ribu hingga Rp1,3 juta.
Maskapai Lion Air yang memiliki satu rute langsung Jakarta - Mataram dan dua kali Jakarta - Mataram via Surabaya kepadatan penumpangnya sehari-hari sudah mencapai lebih 90 persen. District Manager Lion Air Mataram Indra Aprianur menyebutkan bahwa ramainya penumpang ke Mataram ini karena daerah tujuan wisata. ”Mereka mereka ke sini kalau liburan,” katanya.(supriyantho khafid/lomboknews)

