Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Monday, 15 December 2008 • DAERAH

MATARAM – Anggota Dewan Perwakilan Daerah asal Nusa Tenggara Barat (NTB) Harun Al Rasyid mendukung kepemimpinan Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi - Wakil Gubernur Badrul Munir yang menonjobkan 27 orang pejabat lama eselon II dan rencananya akan terus memutasi lagi pejabat lainnya. Mereka yang berjumlah 27 orang dinonjobkan tersebut dinilai sudah berusia lanjut dinilai sudah tidak lagi memberikan kemajuan karena sudah tidak kreatif.

Setelah melakukan mutasi pertama sejak dilantik 17 September lalu, duet gubernur muda yang berusia 36 tahun tersebut banyak mengangkat pejabat baru eselon II yang usianya relatif muda di bawah 50 tahun. Rencananya, akan dilakukan mutasi lanjutan yang membuat para karyawan gelisah dan tidak tenang bekerja.

Harun Al Rasyid menilai para pejabat baru yang diangkat Zainul Madjdi dan Badrul Munir dari kalangan muda bisa bekerja lebih profesional, bukan disebabkan karena kesukuan. ‘’Saya salut. Perlu keberanian untuk mengambil kebijakan penonjoban orang yang tidak kreatif lagi,’’ katanya, siang ini.

Menurut Harun yang juga mantan Gubernur NTB periode 1998-2003, pejabat yang merasa resah karena kawatir dimutasikan oleh pemerintahan baru ini disebutnya memiliki kepentingan pribadi. ‘’Yang tua tidak perlu lagi menjabat. Sudah tidak kreatif dan profesional,’’ ucapnya.

Ia yang memang mendukung pasangan Zainul Madjdi dan Badrul Munir pada pemilihan kepala daerah yang berlangsung 7 Juli lalu, meminta agar keduanya berbuat merakyat. Tidak menjadi pangreh praja – yang dipuja seperti raja, tetapi bersifat pamong praja – abdi rakyat.

Demikian pula para warga dan tokoh masyarakat diajaknya untuk mendukung kepemimpinan Gubernur-Wagub periode 2008-2013 tersebut yang memiliki keterbukaan dan siap dikritisi. ‘’Semuanya dalam rangka kebersamaan,’’ ujarnya.(supriyantho khafid/lomboknews)

3 Comments »
  • Harun alrasyd yang terhormat,

    Saya salut dengan pemikiran anda yang lebih memilih birokrat muda untuk ditempatkan pada posisi penting karena yang tua sudah tidak produktif. Tetapi kenapa anda yang sudah tua masih saja mencari kekuasaan dan jabatan? sebaiknya anda melakukan intropeksi diri sebelum berkomentar.

    Comment by dane — December 15, 2008 @ 7:53 pm

  • Saya sangat setuju bila yang dimaksud adalah pegawai yang berusia tua namun tidak produktif dan kreatif, yang kerjanya hanya menunggu gajian saja, sementara bagi karyawan swasta justru banyak mereka yang berusia pensiun yang semakin produktif dan kreatif karena sudah semakin banyak pengalaman yang didapat, walaupun secara biologis dari segi tenaga sudah berkurang.

    Karenanya diperlukan adanya suatu penelitian yang cermat, agar jangan sampai mereka yang kreatif di non aktifkan, sementara diangkat pegawai muda yang justru tidak tau apa2. Sehingga akan menurunkan hasil kinerja departemen ybs.

    Comment by Hj. Ganefiati — December 16, 2008 @ 2:11 pm

  • Memang siapapun yg tidak kreatif dan kurang bermanfaat di negeri ini silahkan mundur, tidak berguna lagi ya harus rela dong re-generasi, kalau untuk pak harun beliau masih berguna, buktinya rakyat masih memilih beliau sebagai wakil mereka.
    Untuk saudara dane sebelum komentar pikir dulu dong.
    Kanak Bajang ne, dendek macem2.

    Comment by Anak seribu pulau — December 13, 2009 @ 3:00 am

  • Leave a comment








    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com