Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Tuesday, 11 November 2008 • EKONOMI

MATARAM – Sejak seminggu terakhir ini, warga di seluruh kelurahan se kota Mataram merata mengalami kesulitan memperoleh minyak tanah. Kalaupun ada, harga ecerannya melambung dari harga resmi Rp2.785 per liter menjadi Rp4.000. Itu pun harus mencarinya hingga ke pinggiran kota. Setelah melakukan pemantauan sehari, Senin (10/11) kemarin, Pertamina menduga adanya kebutuhan memasak menggunakan minyak tanah yang lebih tinggi untuk keluarga calon jamaah haji. Selain itu, diduga karena Pertamina Unit V Jawa Timur Bali Nusa Tenggara menerapkan pelayanan lima hari kerja untuk menyuplai agen sejak Januari 2008.

Di Kelurahan Dasan Agung, dari beberapa agen dan pengecernya selalu menyantumkan minyak tanah habis. ‘’Kosong pak,’’ ujar Nung, seorang pengecer di Lingkungan Peresak Timur. Demikian pula di tempat penjualan milik Idin di kampung Perigi. ‘’Saya tidak dapat bagian dari agen,’’ katanya. Seorang warga Kampung Arong-Arong Timur Syahrani terpaksa mencari ke luar desa hingga mendapatkannya di Desa Midang Kabupaten Lombok Barat. ‘’Ini pun hanya dapat satu liter dan harganya empat ribu rupiah,’’ ucapnya, sepulangnya dari membeli minyak tanah, Senin (10/11) malam.

Wira Penjualan Pertamina Nusa Tenggara Barat (NTB) Ari Wibowo menegaskan tidak ada masalah suplai minyak tanah kepada agen. Suplai normal 400 kilo liter atau 400.000 liter untuk 38 agen setiap harinya atau sekitar 300.000 liter di pulau Lombok saja. Alokasi minyak tanah se NTB sebenarnya 430.000 liter per harinya. ‘’Suplai normal saja. Kemungkinan karena banyak syukuran musim haji,’’ katanya kepada LombokNews, Selasa (11/11) pagi.

Saat ini, persediaan minyak tanah di Depo Pertaminan Ampenan sendiri dikatakan oleh Ari Bowo, ada 9.000.000 liter. Untuk memenuhi kebutuhan 300.000 liter setiap harinya disebutnya sangat kecil. ‘’Tidak ada masalah persediaan di depo,’’ ujarnya.(supriyantho khafid/lomboknews)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com