MATARAM - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penyusupan teroris menjelang dieksekusinya pelaku bom Bali Amrozi dan kawan-kawan ke Lombok dan Sumbawa. Setiap unit tugas polisi di pintu masuk dan keluar NTB sudah disiagakan, Ahad (2/11) kemarin.
Kepala Polda NTB Brigjen Surya Iskandar sudah memerintahkan pengawasan ketat di Bandara Selaparang Mataram, Pelabuhan Penyeberangan ASDP di Lembar Lombok Barat dan Labuan Kayangan Lombok Timur. ”Seluruh daerah di NTB harus diwaspadai dari orang yang datang merusak,” kata Kepala Bidang Humas Polda NTB Ajun Komisaris Besar M Basri kepada LombokNews, Senin (3/11) siang.
Masyarakat di lingkungan masing-masing pun diminta siaga dan apabila mengetahui adanya orang yang mencurigakan diminta melaporkan kepada polisi untuk diambil langkah penangannya.
Baik di Mataram maupun di Sumbawa dan Bima beberapa tahun lalu pernah terjadi peledakan skala kecil di sekitar tempat ibadah dan pekuburan umat non muslim. Juga adanya penyusupan buron teroris baik dari Jakarta maupun Singapura yang berniat sembunyi.(supriyantho khafid/lomboknews)


