MATARAM - kepemimpinan baru Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Madjdi dan Wakil Gubernur Badrul Munir memastikan pemberian beasiswa kepada siswa tidak mampu Sekolah Dasar hingga mahasiswa S3 setelah bertemu tujuh dari sembilan kepala daerah se NTB yang telah didatanginya. Selain itu, para warga masyarakat yang tidak memiliki jaminan kesehatan juga ditanggung perawatannya di pos pelayanan terpadu dan puskesmas.
Wakil Gubernur NTB Badrul Munir mengemukakannya sewaktu berbicara di depan anggota Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTB yang menyelenggarakan silaturahmi menyambut hari Pemuda dan halal bil halal di halaman kantor KNPI NTB, Selasa (21/10) petang tadi.
Pemberian beasiswa dan jaminan kesehatan tersebut, diwujudkan untuk memperbaiki indeks pembangunan manusia (IPM) yang berada di urutan 32 se Indonesia. ”Semua kepala daerah yang kami temui sudah setuju sama-sama separuh menanggung biayanya, ” ujarnya setelah pulang keliling mendatangi tujuh daerah kabupaten-kota di pulau Sumbawa dan Lombok. Sedangkan Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram masih akan didatangi Rabu-Kamis besok.
Seluruh siswa yang tidak mampu diberikan beasiswa.Masing-masing setiap tahun untuk 625.687 atau separuh dari 312.844 siswa SD sebanyak Rp360 ribu, 125.824 dari 251.648 orang siswa SMP Rp576 ribu, dan 81.736 dari 163.472 siswa SLTA Rp780 ribu. Untuk mahasiswa jatahnya 2.500 orang mahasiswa S1 masing-masing diberikan Rp2,4 juta setahun, 100 orang mahasiswa S2 masing-masing Rp12 juta dan 20 orang mahasiswa S3 diberikan masing-masing Rp24 juta.
Untuk perawatan kesehatan, tercatat 2,2 juta jiwa warga se NTB yang dialokasikan mendapatkan jaminan kesehatan masyarakat.(supriyantho khafid)


