MATARAM – Belasan pengusaha, pengurus koperasi, anggota legislatif dan wartawan Hongseong-gun Korea Selatan, bertemu pejabat Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (16/10) siang. Mereka setahunnya membutuhkan tambahan 300.000 ton jagung untuk keperluan industri pakan ternak di daerah terkaya di Korea Selatan tersebut.
Para pengusaha yang diantaranya Yong Namgoong selaku pimpinan dari INKO SRD yang bergerak di bidang perdagangan dan tambang tersebut, dan mantan Menteri Perdagangan, bertemu Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal NTB Jalal dan jajaran Pemprov NTB lainnya di kantor Gubernur NTB. ‘’Kami memerlukan banyak jagung untuk pakan ternak,’’ ujar Lee Jong-kuen – Kepala Daerah (setingkat Bupati) Hongseong – yang memimpin penjajakan tersebut.
Menurut Lee Jong-kuen, pihaknya memiliki modal dan teknik untuk mengusahakan jagung guna keperluan industri pakan ternak tersebut. Selama ini NTB mampu menghasilkan 200.000 ton jagung dari lahan panenan seluas 51.000 hektar. Tahun 2009 mendatang menargetkan lahan jagung seluas 66.000 hektar dan bahkan mampu bertambah luas 100.000 hektar.
Untuk memenuhi keinginan mereka tersebut, Jalal meminta mereka untuk melakukan penjajakan kerja sama dengan kalangan lokal. ‘’Kami terbuka dan silahkan saja untuk investasi sesuai prosedur,’’ katanya.(supriyantho khafid)


