Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Friday, 10 October 2008 • EKONOMI

MATARAM – Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah Nusa Tenggara Barat (Kadinda NTB) Lalu Rizvi meminta Pemerintah Provinsi NTB melakukan promosi satu pintu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Sebab, kunjungan wisatawan ke NTB jauh tertinggal dibanding sudah meledaknya angka kunjungan wisatawan ke Bali.

Tahun 2007 lalu kunjungan wisatawan ke Bali sudah mencapai 5,7 juta orang pengunjung walaupun pernah terpuruk akibat dua kali terjadinya teror bom. Target 2008 ini Bali dikunjungi 6,2 juta orang. Sedangkan NTB baru didatangi 500 ribu orang saja.

Lalu Rizvi yang juga pengusaha boutique mutiara Lombok Pearl Collection meminta terpadunya promosi wisata NTB tersebut karena selama ini masing-masing pelaku pariwisata dan industri berjalan terpisah. ‘’Promosi harus satu pintu. Tidak lagi masing-masing jalan sendiri,’’ ujarnya, pagi ini.

Ia yang membidangi perdagangan dan industri di Kadinda NTB tersebut mengemukakan kelesuan perdagangan retail perhiasan mutiara di daerahnya yang tergantung kunjungan wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara. ‘’Bali itu sudah kewalahan dikunjungi wisatawan. Kita masih sepi,’’ katanya.

Di Mataram ada 35 boutique retail mutiara selain toko perhiasan mutiara di sentra pengrajin emas di Sekarbela Mataram. Kalau wisatawan bertambah besar, industri kerajinan perhiasan emas dan mutiara akan bisa meningkatkan penjualannya lebih besar dari Rp1 miliar setahun setiap pengusahanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik NTB Mariadi Mardian merilis angka kunjungan wisatawan selama tujuh bulan terakhir baru 102.551 orang. Wisatawan nusantaranya 78.191 orang dan wisatawan mancanegara 24.360 orang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Gita Ariadi berjanji akan bekerja sama dengan masing-masing daerah kabupaten-kota dan para pelaku pariwisata untuk memajukan wisata konvensi yang ternyata sangat menguntungkan pertumbuhan hunian hotel dan dampaknya terhadap industri kerajinan termasuk perhiasan mutiara yang telah menjadi ikon Lombok NTB. Pemerintah Provinsi NTB akan menjaga citra daerah tujuan dan Pemerintah Kabupaten-Kota menjaga citra obyeknya. Sedangkan pelaku pariwisata menjaga citra produknya. ‘’Kami segera konsolidasi,’’ ujar Gita Ariadi.

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA) NTB Awan Aswinabawa mengakui akan ikut mengupayakan kelemahan akses wisata yang dikatakan masih sulit menjangkau Lombok. ‘’Ini pasti harus ada yang dibenahi, ‘’ katanya. ASITA juga akan meningkatkan promosi destinasi produk andalan yang ditawarkan.(supriyantho khafid)

2 Comments »
  • Jangan hanya teriak peningkatan2 terus. Benahin, tata dan perindah kembali obyek2 wisata di NTB ini, terutama obyek2 yang menjadi andalan. Salah satunya obyek wisata Senggigi dan sekitarnya. Saya sebagai orang asli Lombok, merasa malu setiap melintasi jalan raya Senggigi. Apanya yang Indah? Sepanjang Jalan dari Batu Layar sampai Klui, sampah masih ada berserakan. Bangunan2 proyek yang mangkrak/tak terselesaikan, berdiri megah memalukan. Pusat perbelanjaan menjadi sarang burung Walet, menambah daya angker Senggigi. Malam. Sebagian besar sepanjang jalan raya Senggigi, lampu jalan ada yang nyala dan ada yang mati. Bahkan ada lokasi yang sebanarnya perlu penerangan tapi tak terpasilitasi. Malam hari pedagang K5/ Asongan berkeliaran semaunya. Bahkan tidak jarang mengganggu ketenangan “Tamu Yang Berlibur” salah satunya. Dengan seenaknya memasuki pekarangan Restoran, menjajakan dagangan. Walaupun mereka tahu kalau “Tamu2 Tersebut” sudah tidak mau di ganggu. Saya yakin seyakin-yakinnya. Rekan2 yang berkecimpung di Senggigi pasti dengan senang hati untuk disatukan/dirangkul. Untuk duduk bersama-sama, bagaimana membuat “NTB” menjadi “Nama yang tak Tergantung Bali”.

    Comment by Insyaf Sadar — October 11, 2008 @ 3:24 am

  • Yups…….setju dengan saudara Insyaf sadar hehehehe
    Shout up ur mouth degh……..kerja yg baik dan giat. Itu kepala Dinas Pariwisata nya dicopot sajah kalau ga becus ngurus kawasan wisatanya…..

    Comment by Bisri — October 11, 2008 @ 10:46 am

  • Leave a comment








    Recent Comments
    » DHC MULAI BUKA POSKO RELAWAN PALESTINA
    01/08/2009 04:18 am | 1 Comment
    » PEMPROP NTB BANTU DANA SKRIPSI 3.000 MAHASISWA
    01/07/2009 04:20 pm | 3 Comments
    » PERTUMBUHAN PENDERITA HIV/AIDS NTB 5 BESAR NASIONAL
    01/06/2009 04:33 pm | 1 Comment
    » ENAM TAHUN ANTRIAN CALON JEMAAH HAJI NTB
    01/05/2009 02:27 pm | 1 Comment
    » GUBERNUR NTB PIMPIN AKSI SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA
    01/05/2009 01:08 pm | 2 Comments
    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge