MATARAM – Sungguh luar biasa ledakan pengunjung pertokoan di Mataram selama beberapa hari terakhir ini. Tidak hanya Mal Mataram yang baru meluaskan kompleks pertokoannya empat lanti menjadi dua kali lipat lebih besar yang didatangi warga yang hendak berbelanja. Tetapi peritokoan lainnya seperti Mataram Plaza, MGM dan ratusan rumah toko dijejali pembelanja pakaian maupun makanan dan minuman. Bahkan toko mebel dan aksesori ruangan termasuk penjual wall paper dan karpet.
Kesemuanya tempat berbelanja di Mataram ini sudah berubah menjadi layaknya pasar. Karena pengunjung bisa disebut berdesakan. Mal Mataram yang merupakan pertokoan serba ada pertama di Mataram, disesaki hingga 5.000an orang. Jangankan di dalam ruang, di halaman parkirnya saja, baik yang resmi dikelola oleh Mal Mataram, maupun yang berada di pinggiran jalan sungguh sulit untuk mendapatkan tempat.
Di pertokoan MGM, yang setiap harinya transaksinya normal mencapai 1.000 orang pembelanja, menurut manajernya Husen Anggajaya, sejak H-7 sudah melonjak hingga 4.000 pembelanja seharinya. ‘’Karenanya, saya harus meningkatkan pelayanan kasir,’’ ucapnya. Kalau semula hanya menempatkan enam orang kasir kini menjadi 10 kasir. Hasil penjualannya melonjak hingga dua kali lipat.
Seorang pengusaha retail makanan pun mengatakan yang sama. Biasanya omset usaha tokonya mencapai Rp150 juta, kini berlipat ganda. Maka, direkrutnya karyawan kontrak selama musim lebaran ini untuk menambah staf pramuniaganya. Utamanya toko pakaian seperti yang terdapat di bilangan pertokoan Cakranegara, Airlangga dan Langko dijubeli warga yang membawa anak-anaknya. Diantaranya toko Galeri Fashion di Langko yang hingga pukul 23.00 malam masih dipadati calon pembeli.
Akibatnya, jalanan di depan pertokoan di seputar kota pun mengalami kemacetan. Parkir motor, mobil, Cidomo (cikar dokar beroda ban mobil) yang memenuhi separo badan jalan. Dan seorang tukang parkir di salah satu kompleks pertokoan, Sahnun pun harus meminta bantuan keluarga dan tetangganya untuk ikut mengatur dan memungut biaya parkirnya. Pendapatannya, sungguh luar biasa. Lebih satu juta rupiah. Dan diperkirakan kepadatan pembelanja ini akan berlangsung sampai H-1 lebaran.(supriyantho khafid)


