Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Wednesday, 24 September 2008 • HUKUM

MATARAM – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) menetapkan Kepala Dinas Kesehatan NTB Baiq Magdalena sebagai tersangka korupsi pengadaan alat kesehatan sebesar Rp7 miliar tahun 2005. Selaku kuasa pengguna anggaran proyek yang dibiayai APBN sebesar Rp24 miliar, melakukan pembelian alat kesehatan yang tidak sesuai spesifikasinya.

Perkara korupsi alat kesehatan diantaranya mesin penditeksi jantung tersebut agak lama tersendat penyelidikannya selama setahun karena Kejati NTB harus menunggu pembanding harga yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan Denpasar. Ternyata dari harga pembanding, barang yang dibeli tersebut hanya Rp17 miliar. ‘’Baru bulan Agustus lalu didapat,’’ kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati NTB Sugiyanta kepada LombokNews, Rabu (24/9) pagi.

Yang bersangkutan sudah dinyatakan sebagai tersangka sejak 4 September lalu. Namun Kejati NTB harus memeriksa terlebih dahulu empat dari tujuh orang saksi sebelum Kepala Kejati NTB M Amari mengumumkan ditetapkannya Baiq Magdalena sebagai tersangka.

Semestinya, Magdalena harus menjalani pemeriksaan Kejati NTB, Selasa (23/9). Namun, sesuai suratnya, sambil melampirkan surat tugas dari Sekretaris Daerah NTB Abdul Malik, menyebutkan sedang perjalanan dinas 22-25 September untuk menemui Menteri Kesehatan di Jakarta. Karenanya, pemanggilan kembali akan dijadwalkan kemungkinan setelah lebaran. ‘’Kalau Jum’at besok tidak cukup waktunya,’’ ujarnya.(supriyanto khafid)

8 Comments »
  • Baiq-baiq, kok tega sih berbuat seperti ini, apa gaji yang anda peroleh tidak mencukupi? Kalau di Cina Baiq terbukti melakukan korupsi seperti ini pasti deh kena hukuman gantung.

    Contoh buat yang lain biar kapok.

    ZM Dubai

    Comment by Zunnunil Masri — September 24, 2008 @ 12:53 pm

  • wah ibu baiq emang harus di hukum tuh, setuju banget

    Comment by CM — September 25, 2008 @ 2:44 pm

  • Bagi saya Transparansi dan Akuntabilitas Publik harus di ungkap sampai ke aka akarnya. ada Indikasi Baiq Melakukan White Crim, praduga saya mudah mudahan salah. Dilakukanya karena ada pesanan/order dari Pejabat Tertentu…Baiq adalah korban kepentingan.
    Hemat saya fearness banget jika Baiq Membuka saja apa adanya kasus ini. terlepas nanti hukum akan memutus seperti apa. Tapi yang pasti Seluruh Rakyat NTB akan Bisa Tidur nyenyak termasuk Anda. dan Ada akan Menjadi Pioner dan Pahlawan dalam Mengungkap Prilaku-Prilaku DATU-DATU kita yang selalu menjadikan anak buah menjadi Kambing Hitam.. Nggih Baik .. dari Tiang .. Semeton Jari..

    Comment by Lalu Agus azrin — September 26, 2008 @ 5:54 pm

  • mau baiq, lalu, haji juga ada yang maling, koruptor penjahat dan pembunuh. Kriminalitas tidak di lihat dari jabatan, pangkat, dan derajat sesorang. kasiannya indonesia yg masih melihat derajat, tidak melihat hati nuraani dan ke[andaian seseorang.
    ada yang derajat sama, langsung di naikan pangkat. yang pandai dan baik karena tidak mempunyai derajat apalagi lain agama. akan di tindas habis.
    maju terus indonesiaku

    Comment by nps — September 26, 2008 @ 9:20 pm

  • salut dan Se7 dengan pemimpin BARU kita semoga tetap lancar dalam menjalankan VISI & MISInya…

    Comment by meton — September 28, 2008 @ 11:58 am

  • Ibu baiq korban kepentingan politik …. naif, who’s next? Akankah NTB jadi Poso kedua? semoga tidak

    Comment by Yudi Mindharto — October 20, 2008 @ 8:31 pm

  • kgak ada bukti cuman lebih doang n cmn tersangka ? gn deh , gt de cpek dehhhhhhhhhh. maklum publik figur . key

    Comment by ggggggggggg — October 26, 2008 @ 10:49 pm

  • Firasat awam saya mengatakan bahwa ibu Kadis tidak sendiri [menikmati] nilai 7M tsb. Nggak mungkin sekali, dan akan sangat berisiko. Tapi sekarang harus sendiri menghadapi pemeriksaan jaksa. Kasian sekali! Semua akan nangka kok sendiri kena getah. Gimana neh!

    Model solidaritas sekarang beda dengan jaman dulu yach!? Dulu, satu makan nangka, semua kena getah. kalo sekarang, semua makan nangka sebisa mungkin hanya satu orang yang kena getah. Hehe…

    Comment by Arya Karangsovak — October 27, 2008 @ 3:34 pm

  • Leave a comment








    Recent Comments
    » DHC MULAI BUKA POSKO RELAWAN PALESTINA
    01/08/2009 04:18 am | 1 Comment
    » PEMPROP NTB BANTU DANA SKRIPSI 3.000 MAHASISWA
    01/07/2009 04:20 pm | 3 Comments
    » PERTUMBUHAN PENDERITA HIV/AIDS NTB 5 BESAR NASIONAL
    01/06/2009 04:33 pm | 1 Comment
    » ENAM TAHUN ANTRIAN CALON JEMAAH HAJI NTB
    01/05/2009 02:27 pm | 1 Comment
    » GUBERNUR NTB PIMPIN AKSI SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA
    01/05/2009 01:08 pm | 2 Comments
    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge