Lombok Sumbawa Online
Jual Fiber Optic Link IIX untuk Seluruh Indonesia
FULL FO sampai pelanggan, cocok untuk korporat, game online, isp dll.
tarif: 1 Mbps=13jt, 2Mbps=15jt, 4Mbps=20jt, 6mbps=26jt, 10Mbps 35jt per-bulan.
kami juga menyediakan bandwidth internasional 10jt/Mbps per-bulan
info lebih lanjut hubungi : 081353570001
Google
 
Monday, 22 September 2008 • PENDIDIKAN

MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan pendidikan gratis dan layanan kesehatan hanya untuk yang tidak mampu. Untuk pendidikan bentuknya adalah pemberian beasiswa mengadopsi konsep Biaya Operasional Sekolah (BOS). Dananya yang diberikan sebesar 20 persen dari APBD NTB sebesar Rp1,3 triliun. Sedangkan gratis layanan dasar kesehatan rujukan ditargetkan mencapai dua digit atau 10 persen dari APBD.

Pembebasan biaya pendidikan dan layanan dasar kesehatan itu diberikan sesuai janji pasangan Gubernur Muhammad Zainul Madjdi dan Wakil Gubernur Badrul Munir yang dilantik Rabu (17/9) lalu. Zainul Madjdi – Badrul Munir menegaskan janjinya tersebut dalam jumpa pers kepada wartawan. ‘’Format yang diajukan adalah cermin politik anggaran,’’ ujar Zainul.

Selama ini, dana BOS disebutnya hanya menyukupi 60 persen standar minimal biaya pendidikan. Nantinya, sudah tidak boleh ada lagi pungutan apapun. Peduli pendidikan gratis ini juga tidak hanya ditujukan kepada penyelenggara pendidikan negeri saja tetapi juga swasta. ‘’Minimal tidak boleh ada dikotomi negeri dan swasta,’’ ucap Zainul yang sebelumnya anggota Komisi IX DPR RI. Kalau sekarang ada gaji guru swasta Rp100 ribu maka nantinya bisa menerima paling rendah Rp2 juta.

Untuk layanan kesehatan gratis, Zainul menyiapkan jaminan kesehatan provinsi yang disinergikan dengan jaminan kesehatan daerah yang diyakini para Walikota dan Bupati juga menyetujuinya. ‘’Untuk ini tidak ada urusan politik,’’ kata Zainul.

Menurutnya, pemenuhan layanan pendidikan dasar sembilan tahun bagi masyarakat miskin dan pemberantasan buta aksara sebagai wujud kepedulian yang berkeadilan, terjangkau dan berkualitas melalui kordinasi dengan pemerintah kabupaten-kota di NTB.

Ia mengemukakan bahwa Menteri Dalam Negeri juga sudah mengeluarkan edaran kepada pemerintah kabupaten dan kota agar menyediakan anggaran pendidikan sebesar 20 persen. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dimintanya untuk segera mencari siswa yang tidak mampu.(supriyantho khafid)

2 Comments »
  • Di Madrasah “Islahul Anam” Dasan Makmur, Lombok Tengah banyak sekali anak-anak sekolah yang tidak mampu alias miskin dan yatim piatu. Sejalan dengan kebijakan dan himbauan Bp Gubernur kita, kami persilahkan kepada tim inspeksi bidang pendidikan di lingkungan Provinsi NTB untuk melakukan croos check ke Madrasah tsb. Saya juga menilai bahwa keadaan fisik madrasah dimaksud juga perlu mendapat perhatian pihak-pihak terkait.

    Terima kasih Bp Gubernur, semoga apa yang diimpikan untuk rakyat ini segera dapat terwujud.
    Wassalam,
    Zunnunil Masri
    Duba-UAE

    Comment by Zunnunil Masri — September 22, 2008 @ 12:59 pm

  • 1. Semoga program tsb bisa berjalan dengan lancar,tapi sebelumnya hendaknya PEMDA menertibkan dulu birokrasi di sekolah2 terutama sekolah2 swasta(madrasah)serta mengadili dulu koruptor2nya,nun jauh di pelosok lombok tengah,tepatnya di kecamatan pujut ada sebuah sekolah madrasah: NW REMAJUN di mana kepsek tsanawiyahnya di sinyalir nilep duit sumbangan pemerintah untuk pengembangan madrasah,eh malah yang berkembang dengan pesat&megah adalah rumahnya sendiri,malah madrasahnya cuma dim poles luarnya doang,waktu di demo sang kepsek berdalih bahwa duit itu dia pinjem sementara,emang boleh oknom tertentu minjem duit sumbangan sekolah,tanpa izin lagi….keterlaluan khan,apalagi dianya bukan PNS,tambah susah untuk bayarnya.
    2.tolong dong pak gubernur agar IAIN MATARAM di perhatikan,keadaannya sangat merisaukan,banyak2 penganut faham SPLIS(sekularisme,pluralisme,liberalisme)bergentayangan dengan leluasa di sana,katanya mau belajar syari’ah tapi mereka malah merusak syari’ah,apalagi sekarangdah di terapkan metodologi tafsir hermeneutika(yang di kembangkan di barat dalam menafsirkan kitab bibel mereka),di mana nantinya akan lahir kesimpulan bahwa al-qur’an bukanlah wahyu alloh tapi hanya sekedar produk budaya(intaj tsaqofi)yang boleh di kritik teks2nya,bahayakan?
    kita berharap agar sarjana2 muslim dari IAIN menjadi corong dakwah islam bukan malah sebagai pembuat resah masyarakat dengan ide2 nyelenehnya.
    3.menurut survei sebuah lembaga,di seluruh indonesia ini hanya 2 perguruan tinggi yang bebas dari JIL,artinya semua UIN,IAIN,STAIN/STAIS se indonesia sudah terjangkiti oleh virus2 JIL.
    4.o ya ada info menarik dari univ ibnu khaldun bogor,bahwa fihak univ bekerja sama dengan Dewan dakwah mengadakan pelatihan kader da’i sebanyak 1000 orang,bentuk pengkaderan berupa belajar gratis di pasca sarjana (S2)untuk kosentrasi PENDIDIKAN&PEMIKIRAN ISLAM,lokasi pendidikan di UNIV IBNU KHALDUN BOGOR&UNIV MUHAMMADYAH SURAKARTA.
    untuk gelombang pertama ini mahasiswanya baru sekitar 60 an orang.
    info selanjutnya dapat di tanyakan melalui E mail :revone@rocketmail.com

    Comment by wati — October 8, 2008 @ 3:21 pm

  • Leave a comment








    Recent Comments
    » DHC MULAI BUKA POSKO RELAWAN PALESTINA
    01/08/2009 04:18 am | 1 Comment
    » PEMPROP NTB BANTU DANA SKRIPSI 3.000 MAHASISWA
    01/07/2009 04:20 pm | 3 Comments
    » PERTUMBUHAN PENDERITA HIV/AIDS NTB 5 BESAR NASIONAL
    01/06/2009 04:33 pm | 1 Comment
    » ENAM TAHUN ANTRIAN CALON JEMAAH HAJI NTB
    01/05/2009 02:27 pm | 1 Comment
    » GUBERNUR NTB PIMPIN AKSI SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA
    01/05/2009 01:08 pm | 2 Comments
    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge