MATARAM – Hingga penutupan pembayaran setoran haji, Rabu (10/9) kemarin, sejumlah 160 orang calon haji asal Nusa Tenggara Barat (calhaj NTB) yang mendapatkan porsi untuk berangkat pada musim haji tahun 2008 ini, belum melunasi pembayarannya sebesar US $ 3.430 kurs hari terakhir Rp9.372 ditambah biaya operasional dalam negeri Rp501.000 atau jumlah keseluruhan dalam rupiahnya Rp32.646.960.
Jumlah terbanyak calon haji yang tidak dapat melunasi pada hari terakhir tersebut berasal dari Kabupaten Bima 42 orang. Daerah lainnya : Kota Mataram (38), Kabupaten Lombok Barat (21), Kabupaten Lombok Timur (21), Lombok Tengah (17), Kabupaten Sumbawa (9), Kota Bima (9), Kabupaten Sumbawa Barat (2) dan Kabupaten Dompu (1).
Kepala Seksi Dokumen dan Perjalanan Bidang Urusan Haji Kantor Wilayah Departemen Agama (Kanwil Depag) NTB Raihanun Ratnasari menjelaskan bahwa dari jatah yang diterima untuk calhaj NTB 4.464 orang (termasuk Tim Pembantu Haji Daerah 30 orang) yang telah pasti melunasi sebanyak 4.304 orang. ‘’Kami belum tahu alasan mereka yang belum melunasi karena dilakukan di kabupaten kota,’’ ujar Hanung, panggilan sehari-hari Raihanun.
Namun untuk kemungkinan pelunasan menyusul, menurut penjelasan dari Kepala Kanwil Depag NTB Lalu Suhaimi Ismy, masih menunggu keputusan dari Jakarta. ‘’Akan diberikan kesempatan lagi untuk melunasinya,’’ ucapnya yang dihubungi secara terpisah.
Apabila mereka tidak melakukan pelunasan, masih ada calhaj yang masuk dalam daftar tunggu (waiting list-WL). Mereka ini adalah para calhaj yang sebenarnya pernah menunaikan ibadah haji baik yang baru setahun maupun yang sudah 31 tahun. Di dalam Surat Pendaftaran Pergi Haji hanya ada dua pilihan : belum dan sudah haji. ‘’Karena sebelumnya yang sudah pernah haji otomatis dikeluarkan dari daftar yang bisa melunasi,’’ katanya.
Porsi calhaj NTB terdaftar dalam sistem komunikasi haji tahun ini mulai dari nomor 1500013970 sampai dengan 1500018416.(supriyantho khafid)


