MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) akan menganggarkan pembangunan prioritas infrastruktur dan pelayanan dasar kesehatan. Antara lain dibangunnya rumah sakit rujukan di pulau Sumbawa, karena selama ini hanya ada di Mataram, revitalisasi Balai Latihan Kerja untuk ketrampilan TKI, modal kerja dan perlindungan selain membangun bendungan Pandanduri Swangi di Kabupaten Lombok Timur dan Rababaka di Kabupaten Dompu. Diperkirakan, rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) NTB 2009 mencapai Rp1,302 triliun.
Sekretaris Daerah NTB Abdul Malik yang menjabat Pelaksana Harian Gubernur NTB sudah meminta SKPD mengirimkan rencana kerja anggaran 2009 dalam rangka penyusunan rancangan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafond anggaran sementara (PPAS). ‘’Rabu (10/9) nanti selambat-lambatnya sudah diterima,’’ kata Malik didampingi oleh Kepala Bagian Humas Ibnu Salim.
Dijelaskan bahwa Pemprov NTB akan mengarahkan pembangunan sesuai visi dan misi pasangan gubernur terpilih Muhammad Zainul Madjdi-Badrul Munir, selain pelayanan dasar kesehatan gratis berbasis di puskesmas, juga menyediakan beasiswa warga yang berprestasi di tingkat SD hingga program pasca sarjana. ‘’Termasuk yang berprestasi di bidang olahraga,’’ kata Ibnu Salim menambahkan.
APBD NTB 2009 juga akan mempercepat daerah unggulan wisata di kawasan Senggigi, Sekotong sampai Moyo di Sumbawa. Bahkan juga merealisasikan program berkelanjutan kawasan wisata Putri Nyale yang dilakukan investor asal Dubai Emaar Properties dan selesainya Bandara Internasional Lombok yang baru di selatan Lombok Tengah.
APBD NTB 2008 semula Rp1,039 triliun melalui rancangan APBD Perubahan telah diusulkan menjadi Rp1,284 triliun.(supriyantho khafid)


