MATARAM - Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah Nusa Tenggara Barat (KPUD NTB) menyerahkan 10 nama yang berhasil lolos nominasi setelah melalui ujian tulis, asesmen psikologi dan wawancara di Mataram kepada Kepala Biro Sumber Daya Manusia KPU Pusat di Jakarta, Jum’at (5/9) siang barusan. Seorang calon perempuan Baiq Zuhar Fahri (PNS) gagal menembus nominasi sebagai calon.
10 orang tersebut masih harus menjalani fit and proper test yang dilakukan langsung oleh KPU Pusat, 12-19 September nanti di Mataram. Mereka akan diseleksi KPU untuk memperoleh lima calon yang ditetapkan definitif. ”Hasil nominasi mereka ini sudah sangat selektif. Sesuai kemampuannya,” kata Ketua Tim Seleksi Prof.Saiful Muslim kepada LombokNews di Mataram, melalui telepon.
Ia menyebutkan harapan adanya calon perempuan yang bisa mewakili dalam KPUD NTB periode 2008-2013. Namun, tidak dapat melebihi kemampuan hasil seleksi : asesmen psikologi, pengetahuan, kepemimpinan, komunikasi dan pekerjaan yang terkait dengan pemilu legislatif dan presiden mendatang. Bobot asesmen psikologi 60 persen dan wawancara 40 persen. ”Sudah jepas ada rumusnya. Tidak bisa diakali,” kata M Nurhaedin - anggota tim seleksi dari unsur pers.
Sesuai urutan abjad mereka adalah : Abdul Hadi (pengacara), Adhar Hakim (wartawan), Darmansyah (akademisi), Fauzan Khalid (KPUD NTB), Farid Maruf (penulis), Ilyas Sarbini (KPUD Bima), Lalu Ahmad Yani (KPUD NTB), Lalu Aksar Ansyori (Ansor NTB), Moh Qazuini (akademisi), Moh.Rizal (swasta).(supriyantho khafid)


