JAKARTA - Depbudpar mefasilitasi kegiatan Indonesia Supervolcano Mountaineering Challenge (ISVMC) 2008 yang menurut rencana akan digelar di Gunung Tambora dan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 14-28 Oktober 2008. Event ISVMC 2008 yang merupakan salah satu alternatif kegiatan ekowisata mountaineering yang diselenggarakan khusus bagi para pendaki gunung dari dalam dan luar negeri ini sekaligus untuk mensukseskan Visit Indonesia Year (VIY) 2008.
Menurut panitia penyelenggara, kegiatan Indonesia Supervolcano Mountaineering Challenge 2008 hasil kerjasama Depbudpar dengan Federasi Mountaineering Indonesia (FMI), Pemprov NTB, Pemkab Lombok Barat, Dompu dan Bima ini sebagai langkah awal dalam mengembangkan ekowisata berbasis mountaineering sekaligus dalam rangka promosi, sosialisasi, pembinaan sumber daya manusia (SDM) serta masyarakat di kawasan pegunungan. Event ini dimaksudkan pula untuk menjaring wisatawan nusantara dan mancanegara serta memperkenalkan alam dan budaya Indonesia.
Perlombaan ISVMC 2008 akan diikuti peserta dalam bentuk kelompok/tim beranggotakan 3 orang (putra dan putri) yang memiliki ketrampilan standar mountaineering. Setiap seri lomba diselenggarakan selama 3 hari dengan menerapkan unsur ketrampilan navigasi, tali temali, halang rintang, kecepatan dan safety procedure. Kelima unsur ini menjadi kreteria penilaian lomba di mana setiap seri terdapat 3 tim juara (juara 1,2,3).
Jumlah peserta untuk setiap seri minimal 300 orang atau 100 tim, di mana para juara akan memperoleh trophy dan piagam dari Menbudpar, gubenur, dan bupati. Juara 1 Seri Tambora, Juara 1 Seri Rinjani, dan juara umum ISVMC 2008 memperoleh trophy dari Menbudpar.
Kegiatan ISVMC 2008 dapat diikuti kalangan pendaki gunung dari seluruh Indonesia, perhimpunan pencinta alam, dan masyarakat yang memiliki minat khusus terhadap kegiatan mountaineering.(pusformas-budpar)


