MATARAM – Untuk mengatasi pemadaman aliran listrik selama bulan puasa, PLN Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang memasang mesin pembangkit listrik berkekuatan 5 megawatt (MW) relokasi mesin dari Bukit Asam Sumatera Selatan. Karenanya, daya listrik di Lombok yang semula 96,7 MW akan bertambah menjadi 102 MW.
General Manager PLN Wilayah NTB Iwan Bachtiar juga mengatakan melakukan pengurangan waktu penyalaan lampu billboard iklan di kota Mataram. Setiap harinya hanya dijatah lima jam pada malam hari. Sehingga lewat tengah malam sudah dimatikan. ‘’Agar tidak makan listrik. Kan kalau malam tidak ada orang lihat,’’ kata Iwan.
Penambahan daya listrik terpasang dan pengurangan waktu penyalaan lampu billboard tersebut dilakukan agar selama bulan puasa tidak mengalami kesulitan pemadaman aliran listrik. Sebulan terakhir, PLN sudah melakukan pemeliharaan mesin diselnya untuk melayani 215.064 pelanggan yang pada beban puncak malam hari mencapai 96 MW. Sedangkan pada siang hari hanya terpakai 47 MW.
Daftar tunggu calon pelanggan yang tercatat sejak dua tahun terakhir ini di kota Mataram dan sekitarnya mencapai 128.000 rumah tangga dan 5.000 pemakai listrik lainnya. Setiap harinya baru mampu memenuhi permintaan lima pelanggan yang ditentukan empat rumah tangga dan satu bisnis.(supriyantho khafid)


