PALU - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap kepada para ulama agar dakwah betul-betul mengajarkan ajaran Islam yang benar. Ajaran yang bersumber dari Al Quran dan Haditz. “Luruskan praktek-praktek ibadah atau penyebaran ajaran yang menyimpang,” kata Presiden SBY di Pondok Pesantren Alkhairaat, Kampus Madinatul Ilmi, Kecamatan Dolo, Kabupaten Donggala, Selasa (26/8) pagi.
Membiarkan umat kita menganut ajaran yang tidak benar, lanjut SBY, adalah suatu kekeliruan. “Bimbinglah mereka kembali ke jalan yang benar. Tentu saja cara membimbingnya dilakukan dengan cara-cara yang penuh dengan kearifan dan rasa persaudaraan antara sesama umat Islam,” lanjutnya.
“Saya juga berharap Alkhairaat dan seluruh umat terus membantu kaum dhuafa dan fakir miskin. Mari kita tunjukkan kesetiakawanan sosial yang tinggi. Memberikan bantuan sosial tidak selalu harus menggunakan anggaran yang besar. Anggaran yang terbataspun kalau dilaksanakan dengan baik, Insya Allah hasilnya pun akan baik,” SBY menekankan.
“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan, bulan yang kita tunggu-tunggu kehadirannya. Saya berharap disamping kita memperbanyak zikir dan doa, dalam bulan suci tersebut kita dapat memperbanyak amal. Pesan dan harapan saya kepada umat Islam, kaum muslimin dan muslimat, pada bulan suci Ramadhan kita bisa menahan diri dan mencegah serta menghindarkan diri kita dari perbuatan dan tutur kata yang tidak terpuji. Jangan itu kita lakukan pada bulan Ramadhan saja, tapi mari kita lakukan sepanjang tahun,” pesan SBY.(osa-presidensbyinfo).


