MATARAM - Peminat menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2004-2009 bertambah dibanding periode sebelumnya. Kalau 2004 lalu yang mendaftar 46 orang, hingga penutupan Senin (14/7) tengah malam, mencapai 64 orang. Tetapi mereka masih harus menjalani penelitian administrasi dan verifikasi faktual dukungan di kota-kabupaten.
Menurut Ketua Kelompok Kerja Verifikasi Calon Anggota DPD KPUD NTB Fauzan Khalid, masih ada orang-orang tua yang ikut maju lagi. NTB memperoleh jatah 4 kursi di DPD RI. ”Ada yang tua dan ada pula yang muda,” kata Fauzan, Rabu (16/7) pagi.
Diantara empat orang anggota DPD asal NTB periode 2004-2009 yang mendaftar lagi ikut pemilihan adalah Harun Al Rasyid, 66 tahun. Dulu, Harun terbanyak memperoleh 256,944 suara, Lalu Yusuf, 71 tahun, didukung 135,233 suara, Lalu Abdul Muhyi Abidin, 42 tahun dipilih 118,716 orang. Seorang lainnya Ketua DPW Nahdlatul Wathan (NW) NTB Syahdan Ilyas yang berada di urutan kedua dari perolehan suara 187,713, walau sempat mengambil formulir, setelah kemenangan Ketua Umum PB NW sebagai calon gubernur NTB periode 2008-2013 tidak jadi mendaftar.
Orang-orang tua lainnya yang ikut mendaftar adalah mantan Gubernur PTIK yang pernah menjabat Kepala Polda NTB Irjen Farouk Muhammad, mantan Bupati Lombok Tengah Lalu Suhaimy, dan anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) NTB Zainul Aidi. Sedangkan seorang calon perempuan adalah pengusaha muda di Mataram Baiq Diah Ratna Ganefi.
Untuk bisa dipilih dalam pemilu nanti, KPUD NTB tengah memeriksa persyaratan dukungan minimal 2.000 orang yang menggunakan copy identitas KTP atau yang lainnya. ”Sekarang sedang diverifikasi,” ujarnya tentang sah berlakunya identitas yang diajukan tersebut. Setelah itu, KPUD kota-kabupaten se NTB akan melakukan verifikasi faktual sejumlah 10 persen secara acak keberadaan pendukungnya.(supriyantho khafid)




