MATARAM - Belum sebulan, lagi-lagi Wakil Presiden Jusuf Kalla berkunjung ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Pertama, Kamis (12/6) lalu, sebagai kunjungan silaturahmi mendatangi Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Wathan di Anjani Lombok Timur yang dikenal sebagai basis Partai Bintang Reformasi (PBR). Jum’at (4/7) siang nanti, menghadiri acara istighotsah di Ponpes Athohiriyah di Desa Bodak Lombok Tengah yang dikenal sebagai basis Partai Golkar.
Kehadiran Jusuf Kalla hari ini tidak banyak dipublikasikan sebagaimana kunjungan menghadiri acara peresmian yang dilakukannya. Kepala Bagian Humas Pemerintah Provinsi NTB Ibnu Salim menjelaskan bahwa kunjungan wapres adalah semata untuk memenuhi undangan istighotsah tersebut. ”Untuk kedamaian pelaksanaan pemilihan kepala daerah,” ujarnya.
Pemilihan gubernur NTB akan berlangsung Senin (7/7) mendatang. Gubernur NTB Lalu Serinata yang juga Ketua Partai Golkar (PG) NTB sebagai incumbent menjadi calon lagi dalam pemilihan tersebut berpasangan dengan Sekretaris DPD PDIP NTB M Husni Djibril. Masa kampanye yang dimulai Jum’at (20/6) lalu sudah berakhir Kamis (3/7) kemarin.
Menjadi rahasia umum, kehadiran Jusuf Kalla adalah untuk mendongkrak perolehan suara kader Golkar tersebut. Terasa istimewa, karena kehadirannya ke ponpes Nahdlatul Wathan yang identik dengan PBR yang berkoalisi dengan PG untuk memenangkan Serinata. Dan, siang nanti, demikian pula, hadir di tengah jamaah Athohiriyah yang juga pendukung Golkar.
Sebelumnya, Megawati Soekarno Putri juga datang menghadiri ulang tahun PDIP di kota Mataram dan Sumbawa Besar, Ahad (29/6), juga bersama Ketua DPP PG Syamsul Muarif sekaligus untuk mengkampanyekan pasangan Lalu Serinata-M Husni Djibril.(supriyantho khafid)


