MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) akan membangun fasilitas olahraga bertaraf standar nasional. Biayanya bisa mencapai Rp50 miliar. Mulai dari lapangan bola yang digunakan malam hari, kolam renang yang dilengkapi tempat duduk penonton, lapangan atletik dan lapangan basket.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah NTB Lalu Fathurrahman mengatakan perencanaan penyediaan fasilitas olahraga tersebut harus dimulai untuk peningkatan pembinaan olahraga. ”Mengenai dana pembinaan olahraga, Pemprov NTB harus mulai bergerak menuju infrastruktur yang memenuhi standar nasional,” katanya kepada LombokNews, selesai pelepasan Kontingen NTB ke PON XVII di Mataram, Sabtu (28/6) pagi.
Direncanakan mulai 2009, NTB akan memulai penyediaan lampu lapangan sepak bola di Gelanggang Olahraga (GOR) 17 Desember Turide di Mataram yang harus disediakan agar dapat melakukan pertandingan di malam hari. Untuk kolam renang yang juga dilengkapi tempat penonton senilai Rp6 miliar dan tenis lapangan yang memerlukan Rp8 miliar - lapangan yang standar seharga Rp4 miliar dan selebihnya untuk fasilitas tempat duduk penonton.
Sekarang ini, selain lapangan bola, di GOR 17 Desember Turide sebenarnya juga sudah lapangan voli dan bulu tangkis. Kemudian juga membenahi lapangan basket di Stadion KONI NTB di Mataram dan membenahi lapangan atletik di Lawata Mataram.
Sebelumnya, Gubernur NTB Lalu Serinata selaku Ketua Umum KONI NTB mengatakan bahwa pembinaan olahraga bukan perkara yang gampang dan murah. Pemprov NTB berniat untuk meningkatkannya. Diharapkan pendapatan asli daerah bisa ditingkatkan sehingga Pemprov NTB didukung DPRD NTB bisa menyediakan alokasi yang menyukupinya.
Menurut Serinata sewaktu penutupan Pemusatan Latihan Daerah dan pelepasan Kontingen PON NTB, diharapkan dukungan dari pimpinan DPRD. Karena, rencana alokasi dana pembinaan olahraga usulan gubernur tersebut harus disetujui DPRD NTB.”Mudah-mudahan mendengar hati nurani agar dapat pembinaan yang menyukupi,” kata Serinata.
Ia menyebutkan sudah mengirimkan pula surat ke Kementerian Pemuda dan Olahraga agar dapat memperoleh dukungan melengkapi infra struktur yang dimilik daerah. Sekretaris Daerah NTB Abdul Malik pun membenarkan adanya surat ke Kementerian Pemuda dan Olahraga tersebut. Antara lain usulan pembangunan kolam renang yang dilengkapi sarana loncat indah taraf Olympiade, juga adanya perkampungan atlit, jalan lingkar dan jalan penghubungnya.(supriyantho khafid)




