MATARAM - 65 orang atlit Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVII di Kalimantan Timur menyelesaikan pemusatan latihan daerah (Pelatda) selama tiga bulan, Sabtu (28/6) pagi. Mereka yang berasal dari 18 cabang olahraga (cabor) ditargetkan meraih medali emas dari tinju, atletik, kempo, pencak silat dan boxer.
Prestasi atlit NTB di PON ke XVI di Sumatera Selatan tahun 2004 lalu, bisa menempati urutan 25 dari 30 provinsi, meraih 3 emas, 5 perak dan 10 perunggu. ”Saya minta berupaya meraih prestasi. Tapi saya tidak ingin membebani mental kalian,” ujar Ketua Umum KONI NTB Lalu Serinata yang juga Gubernur NTB, sewaktu menutup pelatda dan melepas kontingen yang dipimpin oleh Komandan Korem 162 Wirabhakti Kolonel Inf.A Kadir Sultan.
Sebelumnya, ia mengemukakan bahwa prestasi atlit tidak semata berasal dari potensi dirinya sendiri namun dipengaruhi pula oleh faktor budaya yang dapat membentuk sikap. Menurutnya, semua upaya telah dilakukan untuk peningkatan lebih tinggi dari sebelumnya. ”Namun kembali kepada ketangguhan atlitnya,” katanya. Ia menyebut dedikasi dari seorang pelatih balap sepeda Muhlis yang berupaya menggenjot atlitnya ternyata mengalami kecelakaan lalu lintas sehingga harus menjalani perawatan inap di rumah sakit.
Selain 65 orang atlit, 48 orang atlit putra dan 17 orang atlit putri, mereka juga didampingi oleh 32 orang pelatih dan 49 orang official yang akan diberangkatkan secara bertahap mulai Senin (30/6) dan Kamis (3/7).
Acara penutupan pelatda dan pelepasan kontingen dihadiri oleh Sekretaris Daerah NTB Abdul Malik selaku wakil dari Gubernur NTB yang menyerahkan panji daerah kepada . Lalu Serinata selaku Ketua Umum KONI NTB - yang menjalani cuti kampanye dari jabatan Gubernur NTB ? dan meneruskannya kepada Ketua Kontingin PON NTB A Kadir Sultan. Seterusnya dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Patriot Olahraga diiringi tepuk tangan dan diakhiri dengan ucapan selamat.(supriyantho khafid)


