MATARAM - Partai Bulan Bintang (PBB) menjadikan kemenangan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub-Wagub) di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai target ke empat dan merebut posisi sebagai Gubernur termuda usia di Indonesia. Sebelumnya, PBB sudah menang di daerah basis lainnya Bangka Belitung, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di NTB, PBB adalah partai kedua pemenang pemilihan umum 2004 setelah Partai Golkar.
Apalagi, dalam Pilgub-Wagub NTB ini, calonnya adalah Zainul Majdi, yang 31 Mei lalu baru berusia 36 tahun, adalah tokoh kharismatik dari organisasi pendidikan, sosial keagamaan Nahdlatul Wathan, berpendidikan tinggi tamatan magister di Kairo berpasangan dengan Badrul Munir yang mewakili Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga memiliki wakil di DPRD NTB sama-sama enam orang.
”PBB harus memenangkannya. Kami tidak siap kalah,” ujar Wakil Ketua Umum PBB Hamdan Zoelva, Kamis (19/6) siang. Ia didampingi Sekretaris DPW PBB NTB Ikhsan Gemala Putra berbicara kepada wartawan menegaskan siap menang dalam satu putaran pemilihan yang akan berlangsung 7 Juli mendatang sesuai survey yang katanya bukan diminta (independen) telah dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI).
Menurut Hamdan Zoelva mengutip LSI yang dipimpin oleh Denny JA, skor yang diperoleh Zainul Majdi-Badrul Munir yang disebut sebagai Baru, ketika dilakukan pertama kali bulan April mendapatkan suara 29 persen dan sebulan kemudian Mei menjadi 31 persen. Tidak bersedia menyebut nama pesaingnya, kata Hamdan, urutan kedua berada pada jarak selisih 10 persen. Sedangkan di urutan kedua meraih 11,4 persen dan 6,4 persen. ”Saya tidak mau menyebut nama yang lain,” katanya.
PBB menyebutkan Ketua Umum Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan di Pancor Lombok Timur Zainul Majdi sudah disiapkan setahun sebelumnya. Sebagai politikus pun sudah menduduki kursi DPR RI dan terlibat sebagai anggota Komisi X yang membidangi pendidikan, kesehatan, pariwisata. ”Calon kami sudah matang di sosial maupun di bidang politik. Juga punya akses di tingkat nasional,” ucapnya.(supriyantho khafid)


