MATARAM - Jumlah siswa SMA yang tidak lulus di Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai 3.812 orang siswa atau 13,66 persen dari 28.109 orang peserta ujian nasional. Sedangkan siswa Madrasah Aliyah (MA) yang tidak lulus 3.174 orang siswa atau 21,80 persen dari 14.557 orang siswa yang ikut ujian. Adapun siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tidak lulus 1.404 orang atau 19,57 persen dari 7.173 orang peserta ujian.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB Wildan menjelaskan ketidak lulusan siswa tersebut kepada wartawan, Sabtu (14/6) siang. Ini hasil ujian nasional yang ditetapkan penilaiannya oleh pemerintah pusat. ”Bukan oleh panitia daerah. Inilah potret hasil kerja pendidikan kita,” ujarnya.
Secara keseluruhan, rata-rata kelulusan siswa SMA dan MA se NTB mencapai 83,73 persen dan siswa SMK 80,43 persen. Adapun kelulusan siswa SMA dan MA yang terbesar berasal dari luar kota Mataram - ibukota NTB. Untuk SMA yang paling bagus adalah Kabupaten Bima yang mencapai 96,79 persen. Sedangkan MA terbanyak siswa lulus juga diraih oleh Kabupaten Bima sebesar 92,87 persen. Hanya siswa SMK di Mataram yang terbanyak lulusnya, yaitu 90.92 persen.
Yang lulus ujian nasional siswa SMA se NTB sebanyak 24.297 orang atau 86,44 persen, MA 11.383 orang atau 78,20 persen dan siswa SMK yang lulus 5.769 orang atau 80,43 persen. Dibanding tahun 2006 dan 2007, kelulusan siswa NTB belum mengalami peningkatan.(supriyantho khafid)




