Lombok Sumbawa Online
Google
 
Saturday, 31 May 2008 • PARIWISATA

MATARAM - Semakin meningkat minat pendakian ke Gunung Rinjani di Lombok selama 5 tahun terakhir ini. Sebagai wisata perjalanan pendakian ke gunung tertinggi kedua di Indonesia tersebut, tingginya 3.726 meter di atas permukaan laut, setahun terakhir, 2007 didaki 9.517 petualang yang berasal dari mancanegara 4.452 orang dan nusantara 5.065 orang. Penerimaan negara bukan pajak dari karcis pengunjung sebanyak Rp101,447 juta atau meningkat 44,28 persen dari tahun sebelumnya.

Pada tahun 2003, jumlah pendaki gunung Rinjani 4.330 orang yang berasal dari mancanegara 1.383 orang dan nusantara 2.947 orang. Setahun kemudian, 2004, pendaki yang datang bertambah 23,09 persen menjadi 5.630 orang yang berasal dari mancanegara 2.034 orang dan nusantara 3.596 orang. Setelah 2005 naik 40,99 persen menjadi 9.540 orang dan berasal dari mancanegara 2.816 orang dan nusantara 6.724 orang, terjadi penurunan 2,15 persen pada tahun 2006 yang mendaki 9.339 orang atau 3.386 orang berasal dari mancanegara dan nusantara 5.953 orang.

Kepala Balai TNGR Arief Tongkagie mengatakan bahwa dari peningkatan pendakian tersebut berdampak bertambahnya pendapatan negara dan juga 180 orang warga di Desa Senaru Lombok Barat dan Sembalun Lombok Timur yang dilibatkan menjadi pemandu dan porter. ”Ini dampaknya kepada masyarakat. Apalagi wisatawan mancanegara mengeluarkan US $ 500 selama tiga hari mendaki,” ujar Arief, Sabtu (31/5) pagi.

Sebagai salah satu dari 15 kawasan wisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang memiliki potensi pengembangan wisata dan menjadi daerah tujuan wisata di Provinsi NTB, wisata pendakian ke puncak danau Segara Anak merupakan ikon dari Taman Nasional Gunung Rinjani. Di sana juga ada wisata kesehatan di Sebau Otak Kokok Joben, wisata pendidikan Otak Kokok dan Kembang Kuning. Ada pula wisata budaya dan religi baik berupa prosesi adat, tarian, perkampungan tradisional Sasak.

Pengelolaan Gunung Rinjani sebagai destinasi wisata dunia termasuk tiga terbaik penerima Tourism for Tomorrow Award 2008 yang diselenggarakan oleh British Airways, yang pengumumannya dilakukan melalui World Travel and Tourism Summit di Dubai, 21 April lalu. Keberhasilan Rinjani tersebut menyisihkan sembilan destinasi dari 150 partisipan di 50 negara yang dipantau pengelolaannya. Dua destinasi terbaik lainnya adalah Blackstone Valley di Amerika Serikat dan Town of Boucfouche di Canada. Tourism for Tomorrow Award 2008 memberikan penghargaan kategori destinasi, investasi, hotel dan restoran yang dikelola berdasar ekosistem. Pengelolaan wisata pendakian gunung Rinjani di Lombok berbasis masyarakat masuk nominasi terbaik dalam kategori kolaborasi manajemennya.

Sebelumnya, pengelolaan Rinjani menerima Tourism for Tomorrow Award (TTA) 2005. Dan 2004, Rinjani juga berhasil meraih World Legacy Award dari National Geographyc Travel yang bekerja sama dengan Conservation International di bidang destination stewardship atau pelayanan pariwisata. Selain memperoleh penghargaan Inovasi Kepariwisataan Indonesia, 2004 dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» PELANTIKAN GUBERNUR NTB DITUNDA
08/28/2008 06:16 pm | 2 Comments
» MENDAKI RINJANI YANG CANTIK
08/28/2008 10:45 am | 1 Comment
» INDUSTRI AGRO DI PULAU SUMBAWA
08/28/2008 10:42 am | 3 Comments
» ABDUL MALIK JADI SEKDA NTB
08/27/2008 10:32 am | 4 Comments
» KPUD NTB KAWATIR JADWAL PELANTIKAN GUBERNUR NTB TERPILIH TERGANGGU
08/27/2008 04:29 am | 3 Comments
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge