Lombok Sumbawa Online
Google
 
Thursday, 29 May 2008 • KRIMINAL

MATARAM - Aksi mogok pasca kenaikan BBM yang dilakukan para pengemudi mobil engkel angkutan umum Mataram Labuan Kayangan Kabupaten Lombok Timur berbuntut kerusuhan, terjadi di sepanjang jalan negara depan Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Sikur Kabupaten Lombok Timur, Kamis (29/5) siang sekitar pukul 13.00 Waktu Indonesia Tengah. Sejumlah 12 unit bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) dirusak dan kaca-kacanya hancur akibat kemarahan ratusan supir mobil engkel.

Sebelum kejadian, sejumlah bus AKAP dan AKDP tersebut sengaja berhenti dan berkumpul di lokasi tersebut karena adanya aksi mogok yang berlangsung di sepanjang jalan tersebut. Pemicu perusakan, perselisihan antara supir bus dan supir engkel. Informasi berkembang dari mulut ke mulut berakibat para peserta aksi mogok tersebut menyerbu bus-bus AKAP dan AKDP tersebut.

Perusakan dilakukan dengan cara melempari kaca dan dinding bus menggunakan batu dan sejumlah benda lainnya hingga mengalami kerusakan cukup parah itu dilakukan setelah terlebih dahulu para penumpang bus berhamburan turun dari bus menyelamatkan diri. Salah seorang pengemudi mobil engkel Abdullah mengatakan penyerangan dilakukan secara spontan. ”Ini spontanitas,” katanya.

Walaupun lokasi parkir bus malam tersebut berada tidak jauh dari Mapolsek Sikur, para anggota polisi yang hanya beberapa personil berjaga-jaga di lokasi tersebut tidak mampu melakukan pencegahan terhadap amukan para supir bus engkel. Penyerangan bisa dikendalikan setelah satu peleton Brimob dan Dalmas dari Kepolisian Resort Lombok Timur tiba di tempat. kejadian. Polisi menahan tiga orang pelaku perusakan diantaranya, Ketua Asosiasi Angkutan Umum Kabupaten Lombok Timur M Tahir.

Para supir mobil engkel tersebut melakukan aksi mogok bersama kendaraannya sejak pukul 07.00 Waktu Indonesia Tengah di berbagai tempat. Antara lain di Terminal Bus Pancor, di lokasi Koperasi Listrik Pedesaan Sinar Rinjani di Kecamatan Aikmel, Lombok Timur.

Aksi mogok yang mereka lakukan tersebut setelah beberapa hari lalu telah menyampaikan tuntutannya kepada Pemda Kabupaten Lombok Timur antara lain mengenai tuntutan kenaikan tarif angkutan dari terminal Mandalika di Bertais Mataram Mataram menuju Lombok Timur supaya dinaikkan dari yang sebelumnya Rp10 ribu per orang dinaikkan menjadi Rp15 ribu per orang. Tuntutan lainnya meminta supaya dilakukannya penertiban terhadap bus-bus AKDP dan AKAP agar tidak lagi menaikkan penumpang di sepanjang jalan supaya tidak merebut rejeki yang semestinya menjadi hak bus engkel. Selain itu mereka juga meminta aparat melakukan penertiban terhadap adanya punguitan liar.

Para pendemo mengancam akan kembali melakukan aksi jika saja dalam waktu dekat tuntutan mereka tidak dipenuhi maka mereka akan melakukan pemboikotan terhadap penumpang dan bus yang akan menyeberang dari Pelabuhan Penyeberangan Kayangan, Kabupaten Lombok Timur tujuan Pelabuhan Tano Kabupaten Sumbawa Barat.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» TEMBAKAU VIRGINIA LOMBOK TERBAIK KETIGA DUNIA
09/06/2008 01:10 pm | 1 Comment
» MUHARRAR TIDAK LOLOS VERIFIKASI, WARGA DEMO KPUD
09/05/2008 08:30 pm | 10 Comments
» PETANI NTB DIMINTA TIDAK TANAM PADI
09/04/2008 08:29 pm | 1 Comment
» AKHIRNYA PEMERINTAH TETAPKAN 1 RAMADHAN
09/04/2008 04:10 pm | 1 Comment
» KETUA MUI NTB MINTA PERTIMBANGKAN FATWA HARAM MEROKOK
09/04/2008 03:56 pm | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge