Lombok Sumbawa Online
Google
 
Friday, 23 May 2008 • PERTANIAN

MATARAM - Selama 10 tahun mendatang, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) merencanakan pengembangan tanaman Jarak (Jatropha Curcas) hingga 400.000 hektar. Bukan dilakukan langsung oleh Pemprov NTB tetapi mendorongan pengusaha swasta dan rakyat yang melakukannya. Pengembangan Jarak ini dikaitkan dengan penggunaan alternatif pengganti BBM yang diperhitungkan selama 5 tahun mendatang menjadi mahal.

Perencanaan penanamannya dibuat oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB yang menyiapkan rencana strategi termasuk pemetaan wilayah tanamnya di 9 kabupaten-kota se NTB. Tetapi belum selesai pemetaan lokaisnya. ”Yang jelas, sudah banyak calon investor yang mau menanamnya,” kata Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Ekonomi Bappeda NTB Lalu Bayu Windia, Jum’at 23/5).

Ia menunjukkan surat Gubernur NTB Lalu Serinata yang ditujukan kepada 4 Bupati di pulau Sumbawa yang memberitahukan rencana Salim Group hendak menanamkan modalnya untuk Jarak selain komoditi perkebunan berupa mete, tebu dan tembakau. Diarahkannya investor ke pulau Sumbawa karena luasnya lahan yang tersedia.

Mengenai penanaman Jarak tersebut, Kepala Dinas Perkebunan NTB Shahabudin Sadar mengatakan tahun 2008 ini Pemprov NTB menyediakan dana paket tanam pola tumpang sari jarak pagar (Jatropha Curcas) dengan jagung atau mete seluas 1.000 hektar.

Tahun 2007 lalu, baru seluas 3.950 hektar se NTB yang ditanami rakyat. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan tanamnya, Pemprov NTB menanam benih unggul di kebun benih Puyung Kabupaten Lombok Tengah seluas 2 hektar dan di Menanga Baris Kabupaten Lombok Timur seluas 28 hektar.

Setiap hektar lahan tanam Jarak ditanami 1.000 pohon untuk pola tumpangsari dan untuk pola tanam monokultur mencapai 2.500 pohon. Pada tahun pertama baru menghasilkan 2 kwintal. Bertahap tahun kedua 4 kwintal. Dan selanjutnya bisa menghasilkan 2 kilo per pohon atau 5 ton per hektarnya. ”Pada saatnya jarak pagar ini menggantikan bio disel,” kata Sahabudin. NTB tidak mungkin menanam kelapa sawit untuk pengganti minyak yang berasal dari fosil tersebut.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» TEMBAKAU VIRGINIA LOMBOK TERBAIK KETIGA DUNIA
09/06/2008 01:10 pm | 1 Comment
» MUHARRAR TIDAK LOLOS VERIFIKASI, WARGA DEMO KPUD
09/05/2008 08:30 pm | 10 Comments
» PETANI NTB DIMINTA TIDAK TANAM PADI
09/04/2008 08:29 pm | 1 Comment
» AKHIRNYA PEMERINTAH TETAPKAN 1 RAMADHAN
09/04/2008 04:10 pm | 1 Comment
» KETUA MUI NTB MINTA PERTIMBANGKAN FATWA HARAM MEROKOK
09/04/2008 03:56 pm | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge