Lombok Sumbawa Online
Google
 
Wednesday, 21 May 2008 • SENI BUDAYA

MATARAM - Nasib kehidupan seniman tradisional Sasak Lombok dalam keadaan prihatin. Kehidupan sehari-harinya ada yang bekerja sebagai tukang pecah batu. Bahkan ada yang mati tanpa mendapatkan perhatian yang layak. Berbeda dengan atlit olahraga yang setiap kemenangannya memperoleh imbalan hadiah berlimpah.

Keluhan tersebut dikeluarkan oleh Kepala Taman Budaya Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Agus Fathurraham kepada wartawan, Senin (19/5) lalu. Disebutnya pemusik Cepung dan tari Mamiq Ambar atau Amaq Rais yang nafkahnya tergantung pekerjaannya sebagai tukang pecah batu dan Amaq Marni dari Sapit Lombok Timur yang meninggal tanpa diketahui pelaku seni di Mataram. ”Padahal mereka itu maestro seni tradisional di sini. Tapi tidak banyak masyarakat yang mengenalnya. Apa yang bisa kita lakukan,” ujarnya.

Keprihatinan terhadap nasib seniman tradisional Sasak tersebut disampaikan Agus Fathurrahman sewaktu mengungkap banyaknya pagelaran seni di Taman Budaya NTB, membandingkan seni tradisional dan kontemporer. Pelaku seni teater kontemporer mempertanyakan berkurangnya waktu pentas mereka dibanding seni tradisional. Padahal, kata Nani Dwi Surahmi dari Teater Kamar Indonesia, keberadaan prestasi kelompok teater dari NTB pernah diperhitungkan di tingkat nasional.

Menurut Agus Fathurrahman, pola pagelaran yang disediakan berupa panggung terbuka dan pagelaran apresiatif di ruang tertutup. ”Kami mefasilitasi eksperimentasi seni tradisi dengan pendekatan estetika modern,” katanya.

Disebutnya, bahwa Taman Budaya NTB bertindak sebagai laboratorium dan etalase kesenian. Karenanya, sewaktu menjawab turunnya jumlah waktu pentas dari semula untuk Tahun 2007 sebanyak 20 kali menurun hanya 12 kali pada tahun 2008 ini, akibat kekeliruan. ”Ini kecelakaan administrasi salah mengutip perencanaan di Bappeda NTB,” ujarnya.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» TEMBAKAU VIRGINIA LOMBOK TERBAIK KETIGA DUNIA
09/06/2008 01:10 pm | 1 Comment
» MUHARRAR TIDAK LOLOS VERIFIKASI, WARGA DEMO KPUD
09/05/2008 08:30 pm | 10 Comments
» PETANI NTB DIMINTA TIDAK TANAM PADI
09/04/2008 08:29 pm | 1 Comment
» AKHIRNYA PEMERINTAH TETAPKAN 1 RAMADHAN
09/04/2008 04:10 pm | 1 Comment
» KETUA MUI NTB MINTA PERTIMBANGKAN FATWA HARAM MEROKOK
09/04/2008 03:56 pm | 1 Comment
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com | busby seo challenge